LANGIT7.ID-, Jakarta- - Rajab disebut juga Rajab Al-Haram merupakan satu dari empat bulan yang sangat dimuliakan. Di masa jahiliyah, bangsa Arab menghormati bulan Rajab dengan menyembelih hewan kurban untuk berhala.
Kemudian ketika Islam datang, Nabi Muhammad SAW melarang praktik tersebut dan menggantinya dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas amal saleh.
Rajab juga menjadi salah satu empat bulan hurum yang dimuliakan menurut firman Allah dalam Surah at-Taubah ayat 36 dan hadits Nabi Muhammad SAW. Allah Ta’ala berfirman:
“Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.” (QS At-Taubah: 36).
Di bulan ini, musafir seperti Ath-Thabari, Fakhruddin ar-Razi, dan Al-Qurthubi menjelaskan, setiap pahala dari amal baik akan dilipatgandakan, seperti halnya dosa dari amal buruk.
Baca juga:
Amalan Bulan Rajab yang Istimewa dan MustajabAgar Anda mendapatkan manfaat dari bulan Rajab, menyadur About Islam, berikut 6 tips produktivitas spiritual yang bisa dilakukan:
1. Fokus pada niat
Untuk menyambut Ramadhan, Anda harus fokus pada niat untuk mempersiapkan diri, baik mental dan fisik.
2. Bertaubat dan memaafkan
Manusia adalah tempatnya salah. Karena itu berusahalah untuk taubatan nasuha dengan memohon ampun kepada Allah agar bisa memulai Ramadhan dengan hati yang terasa ringan dan kuat.
Selain itu, cobalah untuk memaafkan orang lain atas kesalahan yang pernah dilakukan agar Anda tidak menyimpan dendam dan sakit hati. Sehingga saat Ramadhan, Anda hanya fokus untuk beribadah.
3. Puasa sunnah
Tidak ada riwayat shahih dari Nabi maupun para sahabat yang menyatakan bahwa ada keutamaan khusus berpuasa di bulan Rajab. Puasa yang diwajibkan sama seperti bulan-bulan lainnya, misalnya Senin dan Kamis, tiga hari pertengahan bulan penanggalan, atau puasa hari-hari pengganti.
Berpuasa ekstra menjadi salah satu cara untuk mempersiapkan mental dan fisik. Jadi jika Anda belum pernah berpuasa Senin atau Kamis, mulailah dengan setidaknya satu hari dalam sepekan.
4. Berlatih kendalikan hawa nafsu
Mulailah melatih diri untuk melawan hawa nafsu. Misalnya, makan malam sederhana di akhir pekan, atau hindari biskuit dan makanan manis sebagai gantinya.
Cara ini bisa sebagai latihan untuk mengontrol dan mengendalikan hawa nafsu di bulan Ramadhan.
5. Kerjakan amalan baik
Di bulan suci ini lakukan amalan baik dengan tulus dan ikhlas karena Allah Ta'ala. Pikirkan tentang perbuatan baik yang dilakukan, seperti membantu seseorang, memasak untuk seseorang, memberikan pujian, membuat ibu tersenyum, hingga menjauhi kebiasaan buruk.
6. Memperbanyak doa
Mohon ampun kepada Allah dan memberkati kita untuk mencapai Ramadhan. Mohonlah kepada Allah untuk menerima Ramadhan Anda yang lalu.
(ori)