LANGIT7.ID-Sebagaimana ibadah-ibadah umumnya, puasa di Bulan Rajab juga harus didahului dengan niat. Apabila lupa niat pada malam hari, ada bacaan niat puasa Rajab yang bisa kamu ucapkan.
Bulan Rajab memiliki keutamaan. Di mana salah satunya kita semua sebagai hambaNya dianjurkan melaksanakan ibadah puasa sunnah.
Sebagaimana salah satu hadis menyebutkan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan puasa di bulan-bulan haram, termasuk Rajab. Inilah yang membuat puasa di bulan Rajab menjadi istimewa dan memiliki keutamaan.
Berpuasa selama satu hari di bulan haram lebih utama dibandingkan puasa selama 30 hari di bulan lain.
Tapi tidak semua hari atau tanggal di bulan Rajab memiliki keistimewaan. Ada hari-hari tertentu di mana ibadah puasa sunnahmu lebih afdol.
Baca juga: Ini Tanggal yang Ditentukan untuk Melaksanakan Puasa Sunnah RajabTanggal untuk Puasa Sunnah Rajab Puasa ini dapat dilakukan pada hari-hari tertentu, seperti Senin dan Kamis, atau puasa ayyamul bidh (tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah).
Sedangkan puasa sepanjang bulan penuh tidak dianjurkan karena dianggap makruh.
Niat Puasa Rajab Adapun niat puasa di bulan Rajab adalah sebagai berikut:
Niat Puasa Rajab (umum):نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma syahri Rajaba sunnatan lillâhi ta‘âlâ.Artinya: “Aku berniat puasa Rajab, sunnah karena Allah ta‘âlâ.”
Niat jika lupa di malam hari:نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i syahri rajaba lillâhi ta’âlâ.Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Rajab hari ini, sunnah karena Allah ta’âlâ.”
Niat Puasa Ayyamul Bidh:نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaytu shauma ayyâmil bidh lillâhi ta’âlâ.Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh, karena Allah ta’âlâ.”
Puasa sunnah di Bulan Rajab juga bisa dilaksakan pada Senin-Kamis. Adapun niatnya adalah sebagai berikut:
Niat Puasa Senin dan Kamis:Senin:نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi ta‘âla.Artinya: “Saya niat puasa pada hari Senin, sunnah karena Allah Ta‘âla.”
Kamis:نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi ta‘âla.Artinya: “Saya niat puasa pada hari Kamis, sunnah karena Allah Ta‘âla.”
Tata Cara Puasa RajabSupaya ibadahmu lebih sempurna dan bermakna, berikut adalah tata cara melaksanakan ibadah puasa Rajab.
1. Sahur:
Disunnahkan makan sahur sebelum waktu Subuh untuk mendapatkan keberkahan.
2. Niat Puasa:
Mengucapkan niat sebelum waktu Subuh. Jika lupa, Anda masih bisa berniat hingga sebelum waktu Dzuhur, asalkan belum makan atau minum sejak Subuh.
3. Menahan Diri:
Menjaga diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa sejak Subuh hingga Maghrib.
4. Berbuka:
Segera berbuka saat waktu Maghrib tiba dengan makanan ringan atau air putih sebelum melanjutkan makanan berat.
Demikian, semoga segala amal ibadah kita di Bulan Rajab diterima Allah swt. Aamiin.(*)
(hbd)