LANGIT7.ID-, Jakarta- - Serbet tersebut telah dipamerkan di New York untuk mengundang minat kolektor memorabilia sepak bola mengikuti lelang yang dimulai pada 18 Maret 2024 hingga 27 Maret 2024. Adapun harga lelang serbet tersebut diperkirakan mencapai Rp10 miliar.
Dilansir dari arabnews, Rabu (6/3/2024), harga serbet tersebut diperkirakan mencapai US$380.000 hingga US$635.000 atau setara Rp6 miliar hingga Rp10 miliar. Head of Fine Books and Manuscripts Bonhams New York Ian Ehling juga memperkirakan bahwa serbet Lionel Messi itu akan bernilai cukup tinggi saat lelang dilaksanakan.
Seperti diketahui, Desember 2023, lelang satu set yang berisikan enam jersey yang dikenakan oleh pemain bernomor punggung 10 selama kemenangan Argentina di Piala Dunia Qatar pada 2022 terjual seharga US$7,8 juta di lelang di Sotheby’s, angka ini melebihi perkiraan.
Baca juga:
Tak Lagi Jadi Pemain Top Dunia, Harta Kekayaan Podolski Tembus Rp3 Triliun karena KebabSebagai informasi, kisah dari serbet tersebut sudah berkali-kali diceritakan di profil “Leo” Messi, salah satu pemain terhebat dalam sejarah sepak bola, yang kini bermain untuk Inter Miami.
Leo lahir pada 1987 dari keluarga biasa di Rosario, sekitar 300 kilometer (186 mil) utara Buenos Aires. Saat potensinya ditemukan oleh Barca, Messi masih berusia 13 tahun. Namun tidak semua orang di sana yakin, sehinnga membuat kesepakatan antara Barca dan Messi berlarut-larut, dan membuat ayah Messi khawatir.
Kemudian pada 14 Desember 2000, pertemuan terjadi di klub tenis Barcelona (Barca) antara Direktur Olahraga klub Carles Rexach dan agen Josep Minguella dan Horacio Gaggioli.

Untuk mengkonfirmasi ketertarikan Barcelona, Rexach meraih serbet dan menulis di atasnya dengan tinta biru bahwa dia setuju “di bawah tanggung jawabnya dan terlepas dari perbedaan pendapat, untuk mengontrak pemain Lionel Messi, dengan syarat kami tetap memenuhi jumlah yang disepakati,” tertulis di serbet klub tenis Pompeia.
Kontrak formal antara Messi dan Barcelona tidak langsung dibuat, namun agen Argentina Gaggioli tetap mempertahankan perjanjian placeholder selama hampir 25 tahun, hingga memutuskan untuk menjual Messi ke Barca.
Sebagai informasi, Messi memenangkan Liga Spanyol 10 kali bersama Barca, bermain di sana hingga 2021, menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa dengan 474 gol.
“Awal karir Messi didokumentasikan di sini. Sungguh luar biasa,” kata Ehling.
Setelah New York, serbet tersebut juga akan dipamerkan di Paris dan London, sampai masa lelang berakhir di 27 Maret 2024.

(ori)