LANGIT7.ID, Banjarnegara - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendatangi Kabupaten Banjarnegara, tak lama setelah Bupati Budhi Sarwono ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kasus gratifikasi sejumlah proyek infrastruktur.
“Saya meminta agar medsosnya diaktifkan, supaya masyarakat mudah berkomunikasi. Saya lihat medsos Banjarnegara ini nggak aktif, hanya BPBD yang aktif. Sekarang eranya digital, kita mesti go digital dan semuanya saya minta membuka diri,” kata Ganjar Pranowo, saat memberikan pengarahan kepada organisasi perangkat daerah (OPD), Senin (6/9), dalam keterangan tertulis.
Baca juga: Silaturahim dengan Habib Syech, Ganjar Kangen Jateng BershalawatIa mengingatkan agar masa jabatan wakil bupati yang tinggal 9 bulan lagu bisa dimanfaatkan momentum untuk mereformasi birokrasi. Masyarakat harus dilayani dengan mudah, cepat dan murah. Di dalamnya harustransparan, akuntabel, dan berintegritas.
“Sikat semua pungli, tidak boleh ada setoran-setoran. Unit pengendali gratifikasi harus dikelola,” ucapnya.
Di sisi lain, Banjarnegara harus melakukan reformasi politik anggaran agar bisa menaikkan tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi ASN, agar tidak melakukan praktik korupsi. Ia juga menyarankar agar Banjarnegara melakukan Koordinasi Supervisi dan Pencegahan dengan menggandeng KPK.
Di tempat yang sama, Pelaksana harian (Plh) Bupati Banjarnegara Syamsudin menyatakan selama 9 bulan ke depan, di masa jabatannya memimpin Kabupaten banjarnegara akan menjalankan tugas sebaik-baiknya, dan melayani masyarakat dengan penuh integritas.
“Kami sepakat untuk jujur dan konsisten, tidak bermain-main dengan proyek, jual beli jabatan dan hal-hal yang berkait dengan korupsi, nepotisme dan konspirasi. Kamis emua sudah sepakat akan melaksanakan itu,” kata Syamsudin.
Baca juga: Pemda Jateng Beri Bantuan Petani Cabai dan Pelatihan UMKM Go Digital“Mudah-mudahan, hambatan dari pemerintahan yang lampau pada provinsi, kami harap dibuka kembali keran silaturahmi. Karena Jateng kalau nggak ada Banjarnegara kurang genap. Banjarnegara adalah bagian dari Jateng. Ke depan kami akan taat pada ketentuan-ketentuan pemerintah (provinsi),” imbuhnya.
Seperti diketahui, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono ditahan KPK, setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus gratifikasi sejumlah proyek infrastruktur di Banjarnegara. Setelah berstatus tersangka, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menunjuk Plh Bupati Syamsudin, yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati.
(zul)