spmb ja -
LANGIT7.ID-Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menyampaikan pesan penting pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025/2026 jenjang SMA/SMK di wilayahnya.
Menurut Ahmad Luthfi, penerimaan murid baru adalah sebuah siklus dari sebuah rangkaian proses kegiatan pembelajaran di satuan pendidikan yang merupakan titik awal sebuah perjalanan dari sebuah proses anak didik mengikuti proses pembelajaran dalam setiap jenjangnya.
"Ini adalah siklus yang selalu ada, maka saya mengharapkan SPMB di Provinsi Jateng terselenggara dalam suasana yang penuh kegembiraan dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip penyelenggaraaan yang berintegritas, objektif, transparan, akuntabel, tidak diskriminatif, dan berkeadilan," ujarnya dikutip dari jatengprov.go.id.
Menurut Ahmad Luthfi penting untuk menyambut dan menyelenggarakan SPMB dengan sebuah komitmen yang sama bahwa pendidikan adalah kebutuhan prioritas. Maka pendidikan juga harus dihadirkan untuk seluruh lapisan masyarakat, dan kita juga harus memiliki kepedulian kepada anak-anak yang memerlukan kepedulian kita.
"Saya yakin masyarakat Jateng layak menjadi contoh praktik baik penyelenggaraan penerimaan Murid baru yang menghadirkan motivasi dan inspirasi bahwa kompetisi adalah sebuah ruang untuk menguji sportivitas," tuturnya.
Sebagaimana diketahui, pergantian tahun ajaran baru di satuan pendidikan selalu diawali dengan penyelenggaraan penerimaan M,rid baru pada jenjang pendidikan dasar maupun jenjang pendidikan menengah.
Melalui Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru, Pemprov Jateng telah melaksanakan amanah membentuk regulasi turunannya dengan Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 100.3.3.1/135 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru Pada Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan dan Sekolah Luar Biasa Provinsi Jateng.(*)
(hbd)