Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 06 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

Pelaku UMKM Harus Tahu, Ini Teknik Closing Transaksi di Marketplace

mahmuda attar hussein Selasa, 07 September 2021 - 14:03 WIB
Pelaku UMKM Harus Tahu, Ini Teknik Closing Transaksi di Marketplace
Ilustrasi teknik closing transaksi di marketplace. Foto: Langit7/Istock
LANGIT7.ID, Jakarta - Teknik closing adalah proses untuk mengakhiri interaksi antara penjual dengan calon pembeli. Hal ini penting dilakukan agar menarik minat calon pembeli untuk melakukan transaksi.

Konten kreator bisnis, sekaligus pegiat bisnis online, Sahlan Ridwan mengatakan, teknik closing secara mudah dapat diartikan sebagai teknik yang membuat seseorang untuk dapat mengunjungi sebuah toko, khususnya toko online agar melakukan transaksi pembelian.

Untuk itu, penting bagi setiap pelaku usaha memahami betul soal teknik closing ini. Pelaku usaha di media online seringkali telah berinteraksi dengan calon pembeli, namun terkadang hal itu tidak dibarengi dengan teknik closing yang tepat, sehingga urung terjadi transaksi.

Masih bingung? Untuk memudahkan pelaku usaha berbasis online memahami hal ini, LANGIT7.ID telah merangkum beberapa teknik closing yang bisa dilakukan agar dapat meningkatkan transaksi jual-beli. Berikut ulasannya!

Jawab dengan strategi

Banyakan calon pembeli yang ketika tertarik dengan sebuah produk akan menanyakan ketersediaan stok terlebih dulu. Untuk itu, penjual harus bisa mempengaruhi psikologi membeli dengan jawaban yang tidak hanya menjelaskan soal ketersediaan barang saja.

“Jangan jawab ‘ready,’ tapi bisa dijelaskan bahwa barang tersebut ready tapi stoknya terbatas. Ini adalah teknik yang bermanfaat untuk membuat calon pembeli memiliiki rasa ketergesaan mengingat stok produknya terbatas,” jelasnya.

Baca juga: Tips Buka Toko Online Bisa Langsung Laris

Salah satu alasan yang membuat calon pembeli urung melakukan transaksi, biasanya disebabkan oleh tidak adanya kebutuhan mendesak dari sebuah produk yang ditemukan. Sehingga perlu melakukan situasi buatan untuk mempengaruhi pemikiran calon pembeli.

“Yaitu dengan mempengaruhi keputusannya untuk beli sekarang atau besok, atau bahkan tidak beli sama sekali. Teknik ini juga yang biasanya saya gunakan untuk membangun toko baru, karena untuk toko yang sudah lama eksis biasanya sudah mendapatkan kepercayaan lebih oleh pembeli," kata dia dikanal Youtubenya, Sahlan Ridwan.

Follow up

Hal lain yang biasanya terjadi di pasar digital adalah, kebiasaan calon pembeli yang tertarik dengan sebuah produk, tapi tidak tidak diikuti dengan pembayaran. Melainkan, calon pembeli akan memasukkannya ke fitur keranjang yang ada di marketplace.

“Ketika hal ini sudah terjadi, maka perlu diiringi dengan follow up dari penjual. Caranya pun kurang lebih sama, beri penjelasan kepada calon pembeli bahwa barang tersebut stoknya sudah semakin terbatas,” jelasnya.

Manfaat

Calon pembeli yang tidak melakukan transaksi biasanya juga dikarenakan dengan rasa bosan terhadap sebuah produk. Sebab, sebelum menentukan kualitas baik dari produk, konsumen akan mengedepankan nilai manfaat yang ada di dalamnya.

Apalagi, belakangan ini sudah banyak kompetitor yang menjual produk sejenis. Sehingga semakin sulit bagi pelaku usaha untuk bisa menjadikan produknya diminati oleh konsumen karena persaingan dari kompetitor yang juga memiliki produk yang sama.

“Maka perlu ada penjelesan produk yang kita jual. Penjelasan yang utama bisa diberikan seputar manfaat yang akan diterima konsumen ketika menggunakan produk yang kita jual, karena memang konsumen akan bertransaksi jika bisa mendapatkan manfaat dari produk yang akan digunakannya,” jelasnya.

Gambar asli

Hal ini sangat ampuh bagi mereka para pemula yang baru memulai dan membuka toko online baru. Di mana kebanyakan calon pembeli urung melakukan transaksi karena masih ragu dengan produk yang dijual.

“Mereka khawatir produk yang dibelinya ketika sampai akan berbeda dengan yang ada pada gambar iklan. Maka sebisa mungkin gunakan gambar asli dan lebih baik jika disertakan dengan sebuah video,” ujarnya.

Baca juga: Tips Hasilkan Rp5 Juta per Bulan Modal Dropshipper

Melalui penyertaan video ini juga diyakini dapat mengikis keraguan calon pembeli untuk melakukan transaksi. “Ingat! Kembali lagi di faktor yang utama, yakni pembeli takut ketika barang sampai tidak sesuai dengan yang diharapkan,” tambahnya.

Testimoni

Ini adalah cara yang secara tidak langsung menjawab keraguan calon pembeli untuk melakukan transaksi. Sebab, dari testimoni akan memberikan gambaran kepada calon pembeli lainnya terhadap ulasan produk yang sudah digunakan oleh orang lain.

“Karena calon pembeli juga tidak mau dijadikan kambing percobaan untuk produk yang baru. Untuk dropshipper bisa melakukan screen shoot terhadap testimoni supplier, karena pada prinsipnya juga sama,” ujarnya.

Garansi

Penjual juga harus menjawab keraguan calon pembeli dengan meyakinkan mereka melalui garansi yang diberikan. Garansi ini juga menjadi salah satu bentuk tanggung jawab penjual yang menunjukkan profesionalitasnya.

“Tuliskan di deskripsi dengan jelas soal garansi yang akan diberikan guna menambah keyakinan calon pembeli," tegasnya.

Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan oleh para pelaku usaha yang mengandalkan marketplace sebagai toko online mereka. Keberhasilan sebuah toko tergantung kembali kepada pelayanan yang diberikan.

Untuk itu, jangan lupa untuk mengedepankan pelayanan kepada para calon pembeli. Salah satunya dengan memberi respon cepat dan interaksi yang baik kepada konsumen.

Semoga bermanfaat.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 06 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)