LANGIT7.ID, Jakarta -
Enterpreuneur atau pengusaha menjadi jalan hidup yang saat ini ditempuh banyak orang, khususnya generasi milenial. Selain memiliki penghasilan yang menjanjikan, dengan kemudahan teknologi digital mendorong pelaku usaha semakin banyak.
Namun, keputusan menjadi pengusaha seringkali disesali karena beberapa orang mengalami kegagalan dalam mempertahankan usahanya. Hal itu dikarenakan kurangnya pemahaman dan strategi yang tepat dalam pengembangan usaha.
Untuk itu, LANGIT7.ID telah merangkum tips agar pelaku usaha bisa langsung mendapatkan keuntungan ketika membuka toko online di
marketplace. Simak penjelasnnya!
Ciptakan Merk atau Nama Toko TerpercayaUntuk bisa melakukan hal ini bisa dilakukan dengan sederhana, yakni menambahkan nama “CV” di depan nama toko online. Hal tersebut diyakini dapat membuat calon pembeli lebih percaya kepada sebuah toko.
“Ini pengalaman saya, dengan menggunakan ‘CV’ itu membuat pembeli menganggap sebuah toko merupakan badan usaha yang cukup profesional. Bahkan, bisa langsung mendapatkan orderan yang cukup banyak,” ujar konten kreator dan pegiat bisnis Sahlan Ridwan, dikanal Youtubenya.
Baca juga: Tips Hasilkan Rp5 Juta per Bulan Modal DropshipperBidik Pasar PotensialDalam hal ini, pengusaha yang menyasar pasar online perlu membidik konsumen yang benar-benar mencari produk yang mereka butuhkan. Artinya, konsumen ini paham betul dengan sebuah produk yang dibutuhkannya, bukan konsumen yang masih mempertanyakan manfaat dari sebuah produk atau bahkan malah tidak mengerti sama sekali.
“Konsumen ini berarti memiliki ketertarikan dan kebutuhan lebih terhadap produk yang dijual. Sehingga tidak lagi banyak pertanyaan dari konsumen terhadap produk,” ujarnya.
Jual Produk Viral yang “Ngangenin”
Produk viral “ngangenin” ini berarti sebuah produk yang diminati oleh banyak konsumen. Untuk mengetahuinya, pelaku usaha perlu melakukan sebuah riset di marketplace.
“Caranya telusuri di
marketplace, mana produk yang paling banyak dicari. Lalu lihat ulasannya, kalau ternyata baik, kita baru bisa ikut memasarkan produk itu, dan meramaikan pasar yang ada dengan produk sejenis. Sehingga ikut bersaing di pasar tersebut,” jelasnya.
PromosiLangkah ini dilakukan dengan menawarkan sebuah produk ke pasar tertentu dengan target membuat ketertarikan bagi calon pembeli. Harapannya, melalui promosi dapat menembus akal pikiran dan hati calon pembeli.
“Artinya, jangan jual produk atau pun melakukan promosi yang tidak masuk akal. Misalnya saja pelaku usaha menjual sebuah produk senilai Rp500 ribu, tapi dengan iming-iming bonus jutaan rupiah. Ini merupakan strategi yang keliru, karena mana ada orang yang mau percaya dengan hal ini,” jelasnya.
Agar lebih terlihat masuk akal dalam menjual dan melakukan promo, pelaku usaha perlu menghadirkan penawaran yang sama-sama menguntungkan. Banyak orang yang gagal menawarkan promo produk mereka karena kekeliruan yang dilakukan dalam strategi.
Baca juga: Tips Membangun Suasana Kerja dan Kenyamanan KaryawanIklan Anti Boncos (Rugi)Ini adalah cara yang dihadirkan melalui iklan agar pelaku usaha bisa langsung mendapatkan untung. Caranya, dengan mengedepankan reputasi, kata kunci, dan penawaran yang tepat.
“Reputasi di sini, saya sarankan untuk tidak mengiklankan produk yang belum ada ulasannya. Kata kunci, yang dimainkan di sini seringkali gagal menarik minat pembeli karena bersaing dengan produk yang saat ini sulit untuk dikalahkan,” ujarnya.
Sementara untuk penawaran, lanjut Sahlan, perlu menyesuaikan dengan produk sejenis dari kompetitor. Artinya, dalam produk sejenis tersebut berapa penawaran yang ditawarkan kompetitor maka kita juga perlu melakukan penyesuaian harga agar tidak terlalu kemahalan dan kemurahan.
(zul)