LANGIT7.ID, Jakarta -
Dropshipper merupakan sistem penjualan yang hanya perlu memasarkan dan menjual barang milik pihak lain tanpa perlu membeli barangnya terlebih dulu.
Dropshipper ini menjadi alternatif bagi mereka yang baru merintis usahanya.
Sebab, dengan sistem penjualan yang tidak perlu memiliki atau menyetok barang yang dijual, tentu akan menghemat biaya pengeluaran. Beruntungnya lagi, tanpa pengeluaran tersebut, melalui
dropshipper juga pelaku usaha bisa mendapatkan keuntungan.
Untuk itu, ada beberapa strategi yang dikhususkan bagi
dropshipper agar penjualan mereka dapat terus mengalami peningkatan. Konten kreator bisnis, Sahlan Ridwan menyebutkan, penghasilan diangka Rp5 juta per bulan sebagai
dropshipper terbilang realistis.
Baca juga: Tips Membangun Suasana Kerja dan Kenyamanan KaryawanPasalnya, jika bebicara pendapat miliyaran dalam kurun waktu per bulan akan cukup sulit jika pelaku usaha hanya berperan sebagai
dropshipper. Terlebih, jenis bidang usaha ini memiliki banyak sekali kompetitor yang menjual produk sejenis, bahkan menjualkan barang dari supplier yang sama.
Untuk itu, Langit7 telah merangkum strategi bisnis sebagai dropshipper dari Sahlan Ridwan, untuk bisa mendapatkan penghasilan realistis. Berikut ulasannya!
Tentukan Keuntungan BersihSebagai
dropshipper perlu melakukan perhitungan matang, berapa keuntungan bersih yang akan didapatkanya dari penjualan satu produk. Hal ini dilakukan agar bisa menentukan target berapa banyak produk yang bisa laku terjual dalam sebulan.
“Jika telah ditentukan keuntungan bersih Rp25 ribu per produk, maka dalam sebulan untuk mendapatkan penghasilan Rp5 juta,
dropshipper harus mampu mencapai target penjualan sebanyak 200 produk,” ujarnya dikanal Youtubenya, Sahlan Ridwan.
Artinya, lanjut Ridwan, dalam satu hari dropshipper harus bisa menjual tujuh produk. Ingat,
dropshipper hanya perlu menjual tujuh produk, bukan mendapatkan tujuh pembeli.
Sebab, pada umumnya satu pembeli akan membeli lebih dari produk. Di mana tujuh produk ini terbilang sedikit untuk target penjualan.
“Strateginya, bisa membagi tujuh produk ini ke dalam beberapa produk unggulan yang dijual. Misalnya, satu toko memiliki dua produk unggulan dengan margin keuntungan Rp25 ribu, maka
dropshipper hanya perlu menjual 3-4 produk dalam seharinya dari produk unggulan tersebut,” jelasnya.
Distribusikan Beban Target ke Beberapa TokoJika sebagai dropshipper masih merasa penghasilan Rp5 juta dari satu toko masih dirasa berat. Maka, dengan membagi beban tersebut ke beberapa toko yang dimiliki bisa menjadi keringanan untuk mencapai target tersebut.
“Jadi misalnya,
dropshipper punya satu toko di
marketplace A, perlu juga membuat toko lain di
marketplace B, dan seterusnya. Inilah yang dimaksud dengan mendistribusikan beban target ke beberapa toko,” jelasnya.
Sehingga, beban toko masing-masing akan ditargetkan menjadi dua bagian. Sahlan memaparkan, masing-masing toko di
marketplace akan ditargetkan penghasilan per bulan menjadi Rp2,5 juta.
Buat Timeline Toko OnlineTimeline toko
online ini terdiri dari beberapa fase. Adapun untuk fase pertama yakni
learning, di mana
dropshipper akan mempelajari segala hal dalam dunia pemasaran
online, termasuk kerugian di dalamnya.
“Kedua, adalah fase optimasi. Di mana toko sudah mendapatkan pembeli, sampai seluruh produk di toko
online telah memiliki ulasan,” jelasnya.
Baca juga: Ini Strategi Pemasaran untuk Pengaruhi Psikologi PembeliSelanjutnya, lanjut Ridwan, fase ketiga yakni
grow up. Artinya toko sudah memiliki keuntungan yang bisa terus dimanfaatkan sehingga terjadi keberlanjutan.
“Terakhir, ini adalah fase
scale up. Jadi dari satu toko diperanakkan lagi menjadi beberapa toko. Dalam fase ini, toko akan semakin besar dan sudah waktunya bagi
dropshipper untuk merekrut karyawan, agar memudahkan perembangan usaha,” ujarnya.
BeramalSetelah terbukti dan berhasil mendapatkan Rp5 juta dalam sebulan, maka langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah beramal. Dengan beramal ini diyakini akan membuat rezeki akan terus bertambah.
“Kalau tidak percaya silakan dilakukan amalan yang ada dengan ikhlas. Catatannya, untuk ikhlas jangan pernah mengharapkan apa pun dari apa yang sudah dilakukan,” imbuhnya.
(zul)