LANGIT7.ID-London; Keceriaan dan kegembiraan yang luar biasa tampak terpancar pada diri petenis berusia 21 tahun ini setelah memenangkan gelar Wimbledon keduanya dengan mengalahkan Novak Djokovic 6-2 6-2 7-6 (7-4). Namun sebuah kejadian yang tidak disangka terjadi dalam wawancara pasca-pertandingannya.
Alcaraz terbukti tidak begitu mudah menjawab berkat satu pertanyaan khusus dari seorang reporter pertandingan. Pertanyaan tentang apa itu? Reporter itu menanyakan hubungannya dengan petenis cantik asal Inggris yang juga berusia 21 tahun, Emma Raducanu.
Pertanyaan menggelitik dan bikin Alcaraz salah tingkah ini, dihubungkan oleh reporter ketika di tengah kerumunan penonton di Lapangan Tengah untuk acara bergengsi tersebut-- final wimbledon-- terlihat bintang tenis asal Inggris, Emma Raducanu, yang kehadirannya mendorong banyak orang untuk berspekulasi bahwa Alcaraz dan Emma Raducanu sedang terlibat asmara, dan menjadi pasangan muda yang ideal.
![Alcaraz, Juara Wimbledon Dicecar Terlibat Asmara dengan Emma Raducanu]()
Berbicara kepada pers setelah kemenangan tersebut, Alcaraz tertawa ketika ditanya tentang kehadiran Raducanu yang berusia 21 tahun berada di tribun dan tampak excited melihat penampilan Alcaraz.
Tentang pemikirannya mengapa pemain Inggris itu datang untuk menonton dirinya saat di final, Alcaraz menjaeab dengan tersipu sipu. "Saya tidak tahu, saya tidak tahu. Saya pikir banyak orang datang untuk menonton final.
Saya pikir Novak dan saya selalu menampilkan permainan yang bagus, pertunjukan di lapangan. Saya pikir ini adalah pertandingan yang indah untuk ditonton."
“Dan dia (Emma Raducanu) berasal dari sini, jadi saya membayangkan dia ingin datang dan melihatnya. Jika ada Grand Slam di Murcia (kampung halamannya), saya juga akan 100 persen melaju ke final,” ujar Alcaraz yang sambil menutup mukanya dengan lima jari tangan kanannya karena dicecar pertanyaan soal asmaranya dengan Emma Raducanu.
Namun petenis Spanyol itu tetap menjaga suasana santai dan mengakhirinya dengan menggoda: “Saya tidak tahu apakah dia (raducanu) datang ke final atau apakah dia datang menemui saya. Siapa tahu?" Katanya lagi sambil tertawa.
"Anda harus bertanya padanya, tapi saya harap dia menikmati finalnya," imbuh Alcaraz dengan jawaban yang bikin reporter tetap penasaran.
Alasan yang lebih mungkin atas kehadiran Raducanu adalah kenyataan bahwa Kate Middleton hadir di Centre Court. Ketika Raducanu ditanya selebritas mana yang paling ingin dia datangi dan menonton pertunjukannya, Raducanu menjawab dalam sebuah wawancara: "Yang Mulia, Putri Wales - dia seperti idola saya," ujar Alcaraz mengutip jawaban Raducanu.
Namun demikian, Alcaraz tentu saja ingin menjawab beberapa pertanyaan yang lebih spekulatif saat ia mencatatkan dirinya dalam buku sejarah dengan meraih gelar Grand Slam keempatnya di wimbledon.
Kesuksesan ini membuat Alcaraz menjadi pemain keenam yang memenangkan gelar putra di Roland Garros dan Wimbledon pada tahun yang sama, setelah merasakan kemenangan di Paris pada bulan Juni.
Dengan demikian, petenis peringkat tiga dunia ini menjadi pemain termuda yang mencapai prestasi tersebut, sementara ia juga bergabung dengan Roger Federer sebagai pemain kedua di Era Terbuka yang memenangkan empat final Grand Slam pertamanya.
Dia sekarang akan masuk ke Olimpiade sebagai favorit untuk memenangkan medali emas tunggal putra. Pelatih lamanya Juan Carlos Ferrero mengakui akan sulit mempersiapkan Olimpiade dalam waktu singkat. "Kami akan mencoba," katanya. “Sulit untuk mengubah permukaan menjadi tanah liat. Kami harus istirahat beberapa hari dan kemudian mencoba untuk siap lagi.”
Djokovic juga akan berada di Paris untuk memperebutkan medali emas, dan itu adalah satu penghargaan yang belum didapat oleh Djokovic.
![Alcaraz, Juara Wimbledon Dicecar Terlibat Asmara dengan Emma Raducanu]()
Sementara itu Raducanu tidak mampu menyamai kesuksesan rekan prianya di turnamen lapangan rumput, dan tersingkir dari turnamen di babak 16 besar setelah kalah dari Lulu Sun dari New Zealand.
Alcaraz kini akan mengalihkan perhatiannya ke Olimpiade Paris mendatang yang akan dimulai pada bulan Juli nanti, di mana ia akan berpasangan dengan atlet hebat Rafael Nadal di nomor ganda, serta menargetkan medali emas di nomor tunggal pada debutnya di Olimpiade tersebut.
Namun para penggemar akan tetap memperhatikan langkah pemain Spanyol dan Raducanu selanjutnya, dan banyak yang jelas-jelas menginginkan Alcaraz dan Raducanu benar benar jadian dan nenhadi pasangan baru yang kuat dalam tenis.(*/saf/talksport)
(lam)