Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 25 Juni 2026
home lifestyle muslim detail berita

Konsumsi Nasi Putih Dingin Lebih Baik untuk Penderita Diabetes, Fakta atau Mitos?

lusi mahgriefie Selasa, 23 Juli 2024 - 12:00 WIB
Konsumsi Nasi Putih Dingin Lebih Baik untuk Penderita Diabetes, Fakta atau Mitos?
ilustrasi
langit7-Jakarta,- - Tidak diragukan lagi, mengonsumsi nasi putih hangat menambah kenikmatan makan dibandingkan dengan nasi putih dingin. Ibaratnya nasi hangat dipasangkan dengan lauk apapun meski sederhana, tetap terasa lezat bukan? Tapi ada anggapan nasi putih panas tidak baik untuk penderita diabetes, mitos atau fakta?

Konteksnya di sini, nasi putih dingin yang dimaksud adalah nasi yang sudah didiamkan beberapa saat pada suhu ruang. Sedangkan nasi putih panas berarti nasi yang baru saja matang.

Pada dasarnya, bagi penderita diabetes, konsumsi nasi putih mungkin perlu dibatasi guna mencegah kenaikan gula darah. Untuk menghindari efek tersebut, ada anggapan bahwa mereka sebaiknya mengonsumsi nasi putih dingin.

Diabetes mellitus merupakan suatu penyakit yang dapat menyebabkan tingginya kadar gula dalam darah. Makanan yang harus dibatasi oleh penderita diabetes adalah makanan dengan indeks glikemik tinggi, salah satunya adalah nasi putih.

Mengutip alodokter.com, dilihat Selasa (23/7/2024), indeks glikemik merupakan suatu cara untuk mengelompokkan makanan dan minuman berdasarkan kecepatannya dalam meningkatkan kadar gula dalam darah.

Semakin tinggi indeks glikemik suatu makanan atau minuman, kadar gula darah akan semakin cepat meningkat setelah makanan tersebut dikonsumsi.

Nasi putih diketahui kaya akan zat pati atau karbohidrat yang dapat dicerna dan diserap dengan cepat oleh usus halus, sehingga kadar gula darah pun akan meningkat dengan cepat.

Ada cara yang bisa dicoba guna meminimalisir resiko bagi penderita diabetes yang ingin mengonsumsi nasi putih yaitu mengubah mengubah zat pati menjadi zat pati yang sulit dicerna (zat pati resisten).

Caranya mengubahnya bagaimana? Yakni dengan menyimpan nasi yang telah matang di dalam kulkas bersuhu 4°C selama 24 jam, lalu dihangatkan kembali sebelum dikonsumsi. Zat pati yang lebih sulit dicerna akan mengurangi jumlah karbohidrat yang diserap oleh usus.

Itulah sebabnya, nasi putih dingin yang mengandung zat pati resisten dianggap memiliki beberapa manfaat bagi penderita diabetes, seperti:

1. Membantu mengontrol kadar gula darah

Nasi putih dingin terbukti memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan nasi putih yang baru matang. Oleh karena itu, mengganti asupan nasi putih panas dengan nasi putih dingin dapat mengontrol kadar gula darah penderita diabetes.

2. Meningkatkan produksi dan kinerja hormon insulin

Pada penderita diabetes mellitus, terutama diabetes tipe 2, terjadi gangguan pada kinerja hormon insulin yang berfungsi untuk membantu gula darah masuk ke dalam sel guna diubah menjadi energi. Gangguan pada hormon ini akan menyebabkan gula menumpuk di dalam darah, sehingga kadarnya meningkat.

Pati resisten dalam nasi putih dingin dapat meningkatkan kinerja insulin di jaringan lemak. Pati resisten yang sulit dicerna di usus halus akan masuk ke usus besar dan diubah menjadi asam lemak, terutama asam propionat, dengan bantuan bakteri baik di dalam usus halus.

Asam propionat inilah yang akan meningkatkan kinerja hormon insulin di jaringan lemak, sehingga kadar gula darah dapat terkontrol.

3. Menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh

Beberapa studi menunjukkan bahwa mensonsumsi pati resisten, seperti yang terdapat pada nasi putih dingin, dapat mengurangi kadar kolesterol dan trigliserida dalam tubuh. Namun, klaim ini masih perlu diteliti lebih lanjut, karena sejauh ini, efek tersebut baru terlihat pada hewan percobaan di laboratorium.

4. Berperan sebagai prebiotik

Pati resisten pada nasi putih dingin akan masuk ke usus besar dan berperan sebagai prebiotik. Prebiotik terbentuk dari zat nutrisi yang tidak dapat dicerna dan berfungsi sebagai makanan bagi bakteri baik dalam usus besar. Bakteri baik ini akan melindungi tubuh dari bakteri jahat dan jamur yang dapat menimbulkan infeksi, serta turut berperan dalam menekan proses peradangan.

5. Membuat lebih kenyang dan tidak cepat lapar

Karena kadar pati resisten pada nasi putih dingin tinggi, proses mencernanya pun cenderung lebih lambat. Hal ini akan membuat Anda merasa lebih kenyang dan tidak cepat lapar. Jika rutin dikonsumsi, nasi putih dingin mungkin bisa membantu Anda menurunkan berat badan.

Jadi dengan melihat sederet manfaat dari mengonsumsi nasi putih dingin, bisa disimpulkan anggapan bahwa mengonsumsi nasi putih dingin lebih baik bagi penderita diabetes ternyata benar.

Namun begitu perlu juga memperhatikan beberapa hal sebelum mengonsumsinya, yaitu:
* Nasi putih dingin harus dikonsumsi dalam jangka panjang untuk mendapatkan efek menstabilkan kadar gula darah.

* Nasi putih yang hendak didinginkan harus diletakkan dalam wadah yang bersih untuk mencegah pertumbuhan bakteri.

* Nasi putih dingin perlu dihangatkan kembali sebelum dikonsumsi. Selain agar teksturnya lebih enak disantap, proses penghangatan juga bisa membunuh bakteri di dalam nasi yang didinginkan.

* Nasi putih dingin perlu dikonsumsi bersamaan dengan makanan yang sehat bagi penderita diabetes. Hindari lauk yang manis, berlemak, dan berkalori tinggi.

Perlu diingat juga selain menerapkan pola makan yang sehat, penderita diabetes juga harus telaten menjalani pengobatan dan rutin kontrol ke dokter. Jika perlu, Anda bisa berkonsultasi ke dokter lebih lanjut terkait manfaat nasi putih dingin dan jenis makanan lainnya yang baik untuk penderita diabetes.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 25 Juni 2026
Imsak
04:31
Shubuh
04:41
Dhuhur
11:59
Ashar
15:20
Maghrib
17:52
Isya
19:06
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan