LANGIT7.ID-, Jakarta - - Mantan penyanyi cilik
Tasya Kamila membagikan kabar kesehatan sang ibunda, Isverina Andriany yang baru saja menjalani
prosedur bariatrik.
Tasya Kamila mengungkapkan alasan sang ibu terpaksa menjalani prosedur pembedahan tersebut. Menurut Tasya, sang ibu gagal diet selama 25 tahun hingga berujung
obesitas.
"Gagal diet selama 25 tahun berujung obesitas tingkat tiga, akhirnya Mamaku jalani
operasi bariatrik potong lambung," jelas Tasya.
Baca juga: Tasya Kamila Mengalami Mastitis hingga MeriangIsverina mulai melakukan diet pada tahun 2000 di saat berat badannya 60 kilogram. Dalam prosesnya Isverina berhasil menurunkan berat badan hingga belasan kilogram.
"Mamaku mulai diet di tahun 2000 dari 60 kg. Awalnya bisa turun drastis belasan kilogram, tapi abis itu naiknya juga drastis," ungkap istri Randi Bachtiar ini.
Demi mengembalikan berat badannya, ibunda Tasya menjalani berbagai cara mulai dari konsultasi ke dokter gizi,
akupuntur, hingga suplemen herbal.
"Udah ke berbagai dokter gizi dan jalanin beragam metode diet, dari puasa, akupuntur, defisit kalori,
suplemen herbal, susu herbal, keto, suntik,
you name it, semuanya udah dia coba," terang Tasya.
Sejak 2020 hingga saat ini, berat badan Isverina melambung naik dan stagnan di angka 105-110 kilogram. Kondisi ini membawa sejumlah dampak kesehatan pada ibunda Tasya.
"Mamaku udah obesitas tingkat 3 dan dampaknya mamaku menderita diabetes melitus dan komplikasinya,
fatty liver, kolesterol, darah tinggi, sleep apnea (mendengkur parah), mobilitas terganggu, lutut bermasalah, susah gerak dan makin susah olahraga," ungkap ibu dua anak ini.
Baca juga: Mengenal Gray Divorce yang Dialami Mertua Tasya KamilaEfek lain yang dirasakan Isverina yaitu turunnya rasa percaya diri akibat penampilannya. Setelah berkonsultasi dengan dokter, Isverina akhirnya memutuskan untuk menjalani
operasi bariatrik pemotongan lambung.
"Dengan potong lambung, otomatis volume kemampuan makannya berkurang. Selain itu, di lambung juga ada pusat selera makan yang mana itu juga akan dibuang. Sehingga goalnya Mama bisa turunin berat badan 30-35 kilogram dengan minim rasa lapar dan lebih cepat kenyang," jelasnya.
Setelah menjalani operasi bariatrik, kini lambung ibunda Tasya hanya tersisa 15 persennya saja.
"Sekarang lambung Mama tersisa 15 persennya aja, segede sedotan boba," pungkas Tasya.
(est)