Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 11 Mei 2026
home sports detail berita

Negara Harus Say Thanks To Milklife Soccer Challenge

tim langit 7 Jum'at, 26 Juli 2024 - 07:45 WIB
Negara Harus Say Thanks To Milklife Soccer Challenge
Amel SD 2 Rendeng
LANGIT7.ID-Jakarta; Tournamen Milklife Soccer Challenge yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation, buat orang-orang yang tidak faham cenderung akan menyederhanakan: Ah…sepakbola anak-anak. Apa menariknya? Betul milklife soccer challenge memfokuskan pada tournaman anak-anak usia 10-12 tahun. Mengapa Bakti Olahraga Djarum Foundation mengambil peran di sini, karena di sektor anak-anak, tidak ada atau belum ada yang mengurus. Padahal, mengurus sepakbola tidak hanya sekedar terfokus pada sektor hilirnya saja. Kalau bermimpi memiliki tim sepakbola yang berkualitas, mau tidak mau harus memulai memikirkan dari hulunya. Ini baru disebut proses berfikir yang benar.

Kalau inginnya langsung jadi, tanpa berfikir proses, yang terjadi hanya melahirkan produk instan. Dijamin tidak bisa tahan lama. Bakti Olahraga Djarum Foundation sangat faham tentang proses, sementara yang lain, bukan tidak faham, tetapi cenderung menafikan proses.

Maka, Bakti Olahraga Djarum Foundation, bisa disebut satu-satunya yang memiliki konsep pembibitan atlit-atlit olahraga sangat baik dan berkualitas. Untuk pekerjaan berat ini, Bakti Olahraga Djarum Foundation memilih tidak popular karena ingin memfokuskan pada kualitas. Sementara yang lain memilih popularitas mengesampingkan kualitas.

Negara Harus Say Thanks To Milklife Soccer Challenge

Bukti itu bisa dilihat sendiri, di mana Bakti Olahraga Djarum Foundation sudah berpengalaman 50 tahun dalam menghandel atlit olahraga bulutangkis. Hasilnya luar biasa. Bakti Olahraga Djarum Foundation bisa melahirkan atlit-atlit bulutangkis yang berprestasi di tingkat internasional. Dan prestasi itu diawali dengan membangun sistem pembibitan sejak dini. Itulah yang kini dikembangkan Bakti Olahraga Djarum Foundation dalam melahirkan bibit-bibit sepakbola putri yang bertalenta dengan menggelar milklife soccer challenge.

Yang juga tidak terbaca oleh public, apa yang dilakukan Bakti Olahraga Djarum Foundation dengan menggelar milklife soccer challenge memiliki banyak perspektif. Pertama, milklife soccer ini bukan sekadar kompetisi sepakbola putri usia 10-12 tahun. Ada perspektif lain, di mana Bakti Olahraga Djarum Foundation membangun persepsi baru bahwa perempuan juga bisa bermain sepakbola secara profesional dan juga bisa berprestasi. Selain itu, persepsi lain yang ingin dibangun adalah bermain sepakbola secara profesional juga bisa dilakukan oleh wanita berhijab.

Dalam kontek ini, Bakti Olahraga Djarum Foundation memberikan perspektif baru bahwa dalam membangun tim sepakbola putri tidak lagi mempersoalkan faham dan keyakinan beragama yang diekspresikan dalam berhijab. Sesungguhnya apa yang dilakukan Bakti Olahraga Djarum Foundation dengan menggelar milklife soccer challenge, bisa disebut murni kompetisi sepakbola putri. Namun, di balik sepakbola ini, ada nilai-nilai toleransi, keberagaman, yang secara tidak langsung terbangun dengan sendirinya.

Maka, Bakti Olahraga Djarum Foundation, dengan milklife soccer challenge yang melahirkan banyak talenta sepakbola putri berhijab, secara tidak langsung akan menjadi branding Indonesia dikancah internasional.

Dunia akan semakin takjub dengan Indonesia karena memiliki atlit-atlit sepakbola berhijab yang profesional dan berprestasi. Ternyata berhijab tidak menjadi penghalang untuk berprestasi.

Bagi negara, secara tidak langsung juga akan mengambil keuntungan yang besar dari peran Bakti Olahraga Djarum Foundation yang melahirkan bibit bibit sepakbola putri yang profesional. Para atlit berhijab ini, oleh negara akan diperankan sebagai soft power diplomation, di mana dengan strategi atlit berhijab ini, dunia takjub dengan Indonesia. Indonesia menjadi negara yang seksi karena bisa menjadi role model dalam melahirkan atlit sepakbola putri berhijab yang berprestasi.

Dalam pemahaman langit7.id, apa yang dilakukan Bakti Olahraga Djarum Foundation menggelar milklife soccer challenge, juga bukan sekadar kompetisi sepakbola putri biasa, tetapi ada nilai nilai lain yang secara tidak langsung diperjuangkan. Apa itu? Nasionalisme! Disnilah banyak orang bingung menerjemahkan nasionalisme. Dikira, nasionalisme itu hanya dimaknai dengan membela tanah air dengan mengangkat senjata. Mengangkat senjata ketika negara dalam kondisi perang, itu yes. Tetapi ketika negara tidak lagi perang, apakah nasionalisme tetap dimaknai secara sempit? Tidak. Nasionalisme memiiki makna yang luas. Salah satunya, apa yang dilakukan Bakti Olahraga Djarum Foundation dengan menggelar milklife soccer challenge, menjadi bukti nyata karena Djarum “memilih” memperjuangkan nasionalimse dengan fokus melakukan pembibitan atlit-atlit untuk disiapkan menjadi atlit profesional di masa depan, di mana tugas dan perannya mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.

Negara Harus Say Thanks To Milklife Soccer Challenge

Terlebih ketika diantara atlit-atlit hasil pembibitan dari milklife soccer challenge yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation ini, banyak yang berhijab, secara tidak langsung akan memberikan nilai tambah, karena ada uniqueness ada differentiations ketika harus berhadapan dengan atlit-atlit dari bangsa lain. Dari uniqueness tersebut, negara akan mendapatkan dampak positif yang nilainya tak terhingga. Jika menggunakan ilmu marketing, untuk mendapatkan image global yang nilainya tak terhingga, negara harus mengeluarkan budget besar besaran.

Tetapi dengan nasionalisme yang dibangun Bakti Olahraga Djarum Founadtion dengan menggelar milklife soccer challenge, bisa dikatakan negara tidak mengeluarkan budget seperse pun, dan cukup duduk manis, negara tetap bisa mendapatkan dampak positif yang tak terhingga.

Perspektif ini sangat bisa dijelaskan dengan baik, karena bibit-bibit pemain sepakbola putri yang banyak berhijab itu, yang lahir dari inisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation melalui milklife soccer challenge, memiliki double positive. Positif pertama, sebagai atlit yang berprestasi. Positif kedua, sebagai atlit yang berhijab. Dua hal ini, negara juga akan mendapatkan dua keuntungan sangat besar. Keuntungan pertama, Indonesia akan dinilai sebagai negara yang punya role model dalam melahirkan atlit atlit profesional yang kompetitif di level internasional. Keuntungan kedua, Indonesia akan dinilai sebagai negara yang berpenduduk muslim yang ramah dan moderat. Persepsi ini sangat positif karena secara tidak langsung akan menghilangkan stigma internasional tentang Indonesia menjadi tempat aliran Islam garis keras.

Dengan banyaknya implikasi positif dari milklife soccer challenge, sudah sewajarnya jika negara say thank to Bakti Olahraga Djarum Foundation (*/saf)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 11 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:48
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)