LANGIT7.ID, Jakarta - Menjadi pengetahuan umum, pandemi Covid-19 mengubah cara masyarakat menikmati film. Meski sudah menjalani vaksinasi hingga pencabutan pembatasan, banyak orang tetap enggan pergi ke bioskop.
Maklum saja duduk di ruang ber-AC selama satu jam dengan hembusan nafas pengunjung bioskop bukan pilihan menenangkan untuk menikmati film.
Studio film akhirnya menawarkan rilis film bioskop dan streaming secara berbarengan bagi banyak judul yang ditunggu-tunggu.
Langkah ini menyenangkan penonton, namun mendapat reaksi negatif di seluruh industri. Tak heran karena bagi pelaku industri melihat cara ini mengganggu bisnis.
Ketersediaan film di layanan
streaming membuat pendapatan box office berkurang. Para aktor dan aktris pun tidak senang terhadap hal itu.
Salah satunya, aktris Scarlett Johannson, yang baru-baru ini menjadi berita utama ketika menggugat Walt Disney. Perusahaan bioskop termasuk di antara beberapa perusahaan yang paling dirugikan akibat pandemi.
Mereka sangat ingin menghasilkan keuntungan sekarang karena bioskop sudah dibuka kembali di beberapa negara. Namun, menyediakan layanan
streaming film menyebabkan peningkatan finansial bioskop jadi sulit.
Baru-baru ini jaringan bioskop AMC Theatres dan Warner Bros mencapai kesepakatan dengan harapan bisa menyenangkan kedua perusahaan. Tapi mungkin langkah ini tidak menyenangkan penonton.
AMC Theatres dan Warner Bros, seperti dilansir
Variety, mencapai kesepakatan resmi menayangkan film 2022 di layar lebar selama 45 hari eksklusif, termasuk film DC yang ditunggu-tunggu seperti "
The Batman" dan
"The Flash.Artinya penonton harus menunggu untuk melihat rilis Warner Bros tersedia di layanan streaming HBO Max. Bila tak sabar, pergilah dan menonton di bioskop, begitu nada keputusan tersebut.
CEO AMC Theatres, Adam Aron, mengomentari kesepakatan itu sebagai keputusan memuaskan. Warner Bros sekali lagi kembali merangkul jendela bioskop.
Jaringan bioskop berharap kesepakatan ini bisa menghasilkan keuntungan lebih banyak. "Kami sedang berdialog aktif dengan setiap studio besar tentang topik ini. Kami mendengar banyak dukungan bahwa jendela teater eksklusif adalah cara penting untuk membangun film yang sukses," ujar Aron.
Saat situasi krisis seperti ini, sulit memprediksi seperti apa industri film tahun depan. Namun, dari kesepakatan ini, AMC dan Warner Bros meyakini pertemuan di titik tengah demi memastikan keuntungan maksimal bagi kedua perusahaan.
Kemungkinan studio lain akan mengikutinya dan para pencinta film tidak punya pilihan selain menerimanya.
Bagaimana pilih nonton film kesayangan yang sudah dinanti di bioskop atau tunggu versi streaming?
(arp)