LANGIT7.ID-, Jakarta- - Mimpi Indonesia mengikuti pesta sepakbola terbesar di dunia kini semakin dekat dengan kehadiran penjaga gawang naturalisasi, Maarten Paes. Mantan kiper Belanda ini resmi bergabung dengan Timnas Garuda pada 18 Agustus 2024, membawa angin segar ke skuad asuhan Shin Tae-yong.
Perjalanan Paes mengenakan jersey Merah-Putih tidaklah mudah. Meski telah menyandang status WNI sejak April 2024, kiper FC Dallas ini harus menunggu empat bulan sebelum bisa merumput bersama Tim Nasional. Proses perpindahan federasi dari KNVB ke PSSI memerlukan sidang di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), yang akhirnya membuahkan hasil positif.
Baca Juga:
Gelombang Optimisme Menyapa Skuad Garuda: Kehadiran Pemain Jangkung di Timnas IndonesiaKehadiran Paes di bawah mistar gawang Indonesia dipandang sebagai katalis oleh media Korea Selatan, Sports Chosun. Mereka meyakini bahwa tambahan kekuatan ini akan membantu Shin Tae-yong mewujudkan ambisinya membawa Indonesia ke pentas Piala Dunia untuk pertama kalinya.
"Langkah Shin menuju panggung terbesar sepakbola global kini semakin mantap," ujar Sports Chosun dalam laporannya, dikutip Selasa (20/8/2024).
Baca Juga:
Garuda Perkasa: Maarten Paes, Si Raksasa Gawang yang Bikin Vietnam Gigit JariMeski Indonesia pernah tampil di Piala Dunia 1938 dengan nama Hindia Belanda, negara kepulauan ini belum pernah lolos kualifikasi sejak merdeka. Namun, angin perubahan mulai berhembus. Tim Garuda berhasil menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir.
Paes dan rekan-rekannya kini menghadapi tantangan berat di Grup C bersama tim-tim papan atas Asia seperti Arab Saudi, Australia, Jepang, China, dan Bahrain. Laga perdana melawan tuan rumah Piala Dunia 2034, Arab Saudi, di Jeddah pada 5 September 2024 akan menjadi ujian pertama bagi kiper naturalisasi ini.
Dengan tambahan Paes di lini belakang, Indonesia berharap dapat mengejutkan tim-tim favorit dan meraih tiket ke Amerika Utara dua tahun mendatang. Mampukah Shin Tae-yong dan anak asuhnya mematahkan kutukan dan membuat sejarah baru bagi sepakbola Tanah Air?
(lam)