LANGIT7.ID-, Jakarta- - Sebanyak 6,251 siswa terpilih dari berbagai provinsi di Mesir berhasil menyelesaikan membaca Al-Qur'an dalam satu sesi. Hal ini sebagai bagian dari Inisiatif "Hari Pengajian Al-Quran" lembaga pendidikan Al-Azhar.
Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran Al-Qur'an dan keterampilan membaca di kalangan siswa.
Kepala lembaga pendidikan Al-Azhar, Syekh Ayman Abdelghani, menjelaskan, pengajian berlangsung sepanjang hari, di mana setiap siswa membacakan bagian hafalannya kepada guru atau asisten.
Baca juga:
Pesan Haedar Nashir Bagi Guru di Sekolah MuhammadiyahSyekh Ayman menambahkan, jika seorang siswa tidak dapat melafalkan semua bagian yang dihafalnya dalam satu hari, mereka dianjurkan untuk membaca sebanyak yang mereka bisa.
Menurut laporan Iqna, dikutip Senin (2/9/2024), kegiatan-kegiatan tersebut direkam dan dibagikan di kalangan siswa untuk meningkatkan semangat kompetisi dan mendorong partisipasi yang lebih luas.
Direktur Jenderal Urusan Alquran di lembaga Alquran Al-Azhar, Abul-Yazid Salamat, merinci proses persiapan hafalan ayat Alquran.
"Para siswa berlatih membaca bagian hafalannya, yang mungkin mencakup tiga, lima, atau sepuluh Juz, atau seperempat Al-Quran, hingga mereka siap untuk membaca secara lengkap," katanya.
Setelah seorang siswa menghafal seluruh Al-Quran, awalnya mereka membacanya secara lengkap dalam sepuluh hari, kemudian dalam tujuh, enam, lima, empat, tiga, dua hari, dan akhirnya dalam satu hari, dengan waktu yang dialokasikan di antara Khatm untuk meninjau dan memperbaiki kesalahan.
Ia mencatat, tes akan dilakukan untuk menilai keterampilan membaca dan menulis siswa. Jika ada siswa yang kurang mahir, mereka akan mendapat bimbingan untuk meningkatkan literasinya.
(ori)