Inggris Ancam Sanksi Baru untuk Hentikan Kekerasan di Tepi Barat
nabilSenin, 23 September 2024 - 05:00 WIB
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy, menyatakan kemungkinan sanksi baru terhadap pemukim Israel di Tepi Barat. Lammy mengatakan pihaknya akan terus memantau situasi dan bertindak jika diperlukan. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas tindakan-tindakan yang memperburuk ketegangan di wilayah tersebut.
Inggris telah menjatuhkan sanksi terhadap pemukim Israel pada Februari dan Mei tahun ini. Sanksi tersebut ditujukan pada kelompok ekstremis yang dianggap melakukan kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat. Lammy, yang menjabat sebagai menlu sejak Juli setelah kemenangan Partai Buruh, mengindikasikan pemerintahan baru akan mengambil pendekatan serupa.
"Kami sangat khawatir dengan perilaku yang memperburuk situasi dan meningkatkan ketegangan," ujar Lammy. Ia menambahkan bahwa meskipun Israel memiliki kekhawatiran keamanan yang sah di Tepi Barat, tindakan yang memicu eskalasi harus dihindari.
Lammy menegaskan, "Saya sangat jelas: Jika kami harus bertindak, kami akan bertindak. Saya sedang berdiskusi dengan mitra G7 dan Eropa mengenai hal ini." Ia melanjutkan, "Saya tidak mengumumkan sanksi baru hari ini, tapi situasi ini terus kami pantau dengan seksama. Seperti yang Anda duga, saya sangat prihatin dengan perkembangan yang terjadi."