LANGIT7.ID-, -
Aktivis Palestina sekaligus konsultan film dokumenter peraih Oscar "No Other Land", Odeh Hathalin,
tewas ditembak seorang
pemukim Israel di Tepi Barat pada Senin (28/7/2025).
Penembakan Hathalin pertama kali dilaporkan oleh jurnalis Israel, Yuval Abraham, yang juga sutradara No Other Land.
"Hathalin ditembak di tubuh bagian atas dan berada dalam kondisi kritis," kata Abraham seperti dilansir Variety, Rabu (30/7/2025).
Baca juga: Nobar Film No Other Land, Menteri Kebudayaan Sambut Perjuangan Bagi Palestina Melalui Jalur Seni dan BudayaKementerian Kesehatan Palestina kemudian menyatakan bahwa Hathalin
meninggal dunia akibat luka-luka tersebut.
Polisi Israel mengatakan pasukannya tiba di tempat kejadian dan menahan seorang warga sipil Israel, yang kemudian ditangkap untuk diinterogasi. Polisi tidak mengidentifikasi pria yang mereka tangkap.
Sementara militer Israel, seperti dilaporkan CNN, mengklaim bahwa "
teroris melemparkan batu ke arah warga sipil Israel di dekat Carmel," sebuah permukiman Israel di dekat Umm al-Khair.
Hathalin diduga ditembak oleh Yinon Levi, seorang ekstremis yang sebelumnya dikenai sanksi oleh pemerintahan Biden, Inggris, dan Kanada, menurut laporan media Israel.
Basel Adra, jurnalis Palestina yang turut menyutradarai film “No Other Land,” ikut berbagi kesaksian tentang Hathalin.
"Dia sedang berdiri di depan pemukim komunitas di desanya ketika seorang pemukim menembakkan peluru yang menembus dadanya dan merenggut nyawanya. Beginilah cara Israel menghapus kita — satu kehidupan pada satu waktu," tulis Adra dalam sebuah unggahan di Instagram.
Baca juga: No Other Land, Film Dokumenter Kisah Pahit Penggusuran Warga Palestina Menang OscarPembunuhan Hathalin dilaporkan terjadi di sebuah desa dekat Hebron.
Sebagai informasi, Hathalin adalah aktivis terkenal yang telah mendampingi jurnalis dan para aktivis selama bertahun-tahun di Tepi Barat dan ikut serta dalam pembuatan film "No Other Land".
Bulan lalu ia melakukan perjalanan ke California untuk mengunjungi sebuah sinagoga sebagai bagian dari tur ceramah lintas agama.
Menurut sejumlah laporan, Hathalin ditahan di Bandara Internasional San Francisco saat kedatangan dan dideportasi setelah petugas imigrasi mencabut visanya.
"No Other Land," yang memenangkan Oscar untuk kategori dokumenter terbaik, dibuat oleh kolektif Israel-Palestina yang terdiri dari Abraham, Ballal, Adra, dan Rachel Szor.
Film ini mengisahkan sebuah keluarga Palestina yang tinggal di Tepi Barat ketika rumah mereka dihancurkan oleh pemerintah Israel dan mereka terancam penggusuran. (Variety/es).
(est)