langit7-Jakarta,- - Salah satu ajang lari terbesar di dunia, Berlin Marathon kembali digelar pada hari Minggu lalu. Sebanyak 855 pelari Indonesia turut serta meramaikan event tersebut hingga menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara yang mengirim pelari terbanyak.
Mereka yang mengikuti Berlin Marathon 2024 antara lain Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan istri, serta selebritis seperti Daffa Wardhana, Ibnu Jamilo, Yuki Kato, Raffi Ahmad, Ussy Sulistiawaty, Nirina Zubir, dan masih banyak lagi.
Sandiaga mengatakan bahwa event marathon yang diikuti 58.000 peserta dari berbagai negara itu merupakan marathon terbesar di ajang World Major Marathon. Tak hanya sekadar olahraga tapi event ini juga menjadi pariwisata olahraga atau sport tourism, dan semua pelari Indonesia yang ikut marathon menjadi duta wisata.
![855 Pelari Indonesia Ikut Berlin Marathon, dari Menteri hingga Selebritis Indonesia]()
“Pelari Indonesia jadi duta wisata mempromosikan Indonesia di event Berlin Marathon. Ini adalah sport tourism yang sangat berkualitas karena sangat berdampak terhadap ekonomi di Berlin, Jerman,” ujar Sandiaga dikutip dari unggahan instagram miliknya.
Selain peserta, Ia menambahkan, ada juga keluarga yang hadir ke sini sehingga dampaknya sangat besar, bisa mencapai lebih dari 100 ribu kunjungan.
Misalnya saja, aktor dan model Daffa Wardhana. Anak dari artis Marini Zumarnis itu didampingi kedua orangtuanya. Lalu Ussy yang ditemani sang suami, Andika Pratama serta peserta lainnya yang juga ditemani keluarga mereka masing-masing.
Menurut Sandi, Ia optimis Indonesia bisa mengadakan event lari besar seperti di Berlin. “Indonesia punya peluang untuk menciptakan marathon sebesar ini. Kita pernah adakan dan sukses, jadi perlu dikembangkan lagi menjadi event kelas dunia,” imbuhnya.
Baca juga:
Oktober Penuh Aksi, Tiga Tim Nasional Indonesia Bakal Hadapi Ujian InternasionalDengan mengirimkan sebanyak 855 pelari, maka Indonesia menjadi salah satu negara yang mengirim pelari terbanyak. Ini menempatkan Indonesia sebagai negara pengirim pelari terbanyak. Hal ini, lanjut Sandi, menjadi potensi untuk menjadikan para pelari ini sebagai duta wisata di event besar tersebut.
“Sehingga Indonesia semakin dikenal, Indonesia semakin diminati untuk dikunjungi wisatawan dunia,” tutur Sandi.
Ia pun berharap ke depannya Berlin Marathon dapat menjadi acuan sport tourism di Indonesia dan menjadi sarana mempromosikan potensi parekraf Indonesia di kancah Internasional
(ori)