LANGIT7.ID-, Jakarta- - Serangan Israel terhadap Iran kemungkinan besar merusak pangkalan yang dijalankan oleh paramiliter Revolutionary Guard, yang membuat rudal balistik dan meluncurkan roket sebagai bagian dari program luar angkasa mereka sendiri.
Hal tersebut berdasarkan gambar satelit yang dianalisis oleh
The Associated Press pada Selasa, melansir dari apnews.com, Rabu (30/10/2024).
Spekulasi mengenai kerusakan di pangkalan di Shahroud menimbulkan pertanyaan baru, sebab apa yang terjadi di sana tidak pernah diakui oleh Teheran dan melibatkan Revolutionary Guard. Iran hanya mengidentifikasi serangan Israel berakibat di provinsi Ilam, Khuzestan dan Teheran, jadibukan di pedesaan provinsi Semnan tempat pangkalan tersebut berada.
Hal ini juga berpotensi semakin membatasi kemampuan Revolutionary Guard untuk memproduksi rudal balistik berbahan bakar padat yang perlu ditimbun sebagai alat pencegah terhadap Israel.
Baca juga:
BREAKING! Markas PBB di Lebanon Diserang, Tentara Perdamaian TerlukaTeheran sudah lama mengandalkan persenjataan tersebut karena tidak dapat membeli senjata canggih Barat, yang telah dipersenjatai oleh Israel dan negara-negara tetangga Teheran di Teluk Arab selama bertahun-tahun, terutama dari Amerika Serikat.
Foto satelit yang sebelumnya dianalisis oleh AP dari dua pangkalan militer dekat Teheran, yang juga menjadi sasaran Israel menunjukkan bahwa lokasi di sana yang digunakan Iran dalam pembuatan rudal balistiknya telah dihancurkan, sehingga semakin menghambat programnya.
“Kami tidak tahu apakah produksi Iran telah lumpuh seperti yang dikatakan beberapa orang atau hanya rusak,” kata Fabian Hinz, pakar rudal dan peneliti di Institut Internasional untuk Studi Strategis yang mempelajari Iran. “Kami telah melihat cukup banyak gambaran yang menunjukkan adanya dampak.”
Misi Iran untuk PBB tidak segera menanggapi permintaan komentar. Militer Israel menolak menjawab pertanyaan AP, namun mengirimkan pernyataan sebelumnya yang mengakui bahwa pihaknya menargetkan “fasilitas manufaktur rudal” dalam serangan tersebut
Citra satelit resolusi tinggi dari Planet Labs PBC yang diambil dan dianalisis oleh AP menunjukkan kerusakan di Pusat Antariksa Shahroud milik Garda Revolusi di Semnan, sekitar 370 kilometer (230 mil) timur laut ibu kota Iran, Teheran. Semnan juga menjadi tuan rumah Pusat Luar Angkasa Imam Khomeini, yang digunakan oleh program luar angkasa sipil Iran.
Gambar-gambar tersebut menunjukkan sebuah bangunan utama di Shahroud Space Center telah hancur, dan bayangan dari bingkai bangunan tersebut masih terlihat pada gambar yang diambil pada Selasa pagi.
Kendaraan terlihat berkumpul di sekitar lokasi, kemungkinan besar berasal dari petugas yang memeriksa kerusakan, dengan lebih banyak mobil dari biasanya yang diparkir di gerbang utama lokasi di dekatnya.
Tiga bangunan kecil di sebelah selatan bangunan utama juga tampak rusak. Iran telah membangun gedung-gedung baru di pangkalan itu dalam beberapa bulan terakhir. Hanggar lain di timur laut bangunan utama juga tampak rusak.
Iran belum mengakui adanya serangan terhadap Shahroud. Namun, mengingat kerusakan yang terjadi pada beberapa bangunan, diperkirakan serangan Israel termasuk serangan tepat di pangkalan tersebut.
Gambar beresolusi rendah sejak serangan tersebut menunjukkan tanda-tanda kerusakan di lokasi yang belum pernah terlihat sebelum serangan tersebut, yang selanjutnya menunjukkan bahwa serangan rudal Israel adalah penyebabnya.
“Kami tidak bisa 100% mengecualikan kemungkinan hal lain, tapi hampir pasti bangunan ini rusak karena serangan Israel,” kata Hinz
(ori)