LANGIT7.ID-, Beirut - Sebanyak empat orang diplomat Iran tewas dalam serangan udara Israel di Beirut, pada hari Minggu (8/3/2026). Hla ini diketahui setelah militer Israel mengidentifikasi mereka sebagai agen senior Pasukan Quds IRGC.
Keempat diplomat tersebut tewas dalam serangan Israel terhadap Hotel Ramada di Beirut pada Minggu (8/3) dini hari.
Dalam surat yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan presiden Dewan Keamanan, utusan Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, mengatakan bahwa keempat pria tersebut adalah diplomat. Sebagaimana melansir
iranintl.com, Rabu (11/3/2026), mereka adalah:
1. Majid Hassani Kondsar, seorang sekretaris kedua.
2. Alireza Bi-Azar, seorang sekretaris ketiga.
3. Hossein Ahmadlou, seorang atase.
4. Ahmad Rasouli, yang ditugaskan dalam misi tersebut.
Baca juga: Dewan Keamanan PBB Akan Menggelar Voting Resolusi Konflik Iran dan Israel-AmerikaNamun sumber-sumber Israel mengidentifikasi para korban tewas sebagai Majid Hosseini, petugas keuangan cabang Pasukan Quds Lebanon; Ali Biazaar, petugas intelijennya; Hossein Ahmadlou, kepala dari apa yang mereka sebut sebagai "file Zionis" cabang tersebut; dan Ahmad Rasouli, kepala Departemen Intelijen di Korps Palestina.
Militer Israel mengatakan targetnya adalah komandan dari Pasukan Quds Garda Revolusi, yang menurut mereka beroperasi di Lebanon untuk merencanakan serangan terhadap Israel sekaligus berkoordinasi dengan IRGC di Iran.
"Para komandan Korps Pasukan Quds Lebanon beroperasi untuk memajukan serangan teror terhadap negara Israel dan warga sipilnya, sementara secara bersamaan beroperasi untuk IRGC di Iran," kata militer dalam sebuah pernyataan.
30 Orang Diduga Mata-mata AS dan Israel DitangkapSementara itu, Kementerian Intelijen Iran mengatakan telah mengidentifikasi dan menangkap 30 orang yang dituduh memata-matai Amerika Serikat dan Israel.
Dalam sebuah pernyataan, kementerian tersebut mengatakan para tersangka termasuk terduga mata-mata, agen domestik, dan tokoh-tokoh yang terkait dengan media di beberapa provinsi.
"Selama beberapa hari terakhir, 30 mata-mata, tentara bayaran domestik, dan elemen operasional musuh Amerika-Zionis telah diidentifikasi dan ditangkap," kata kementerian tersebut.
Baca juga: Syarat Mutlak! Iran Hanya Buka Selat Hormuz untuk Negara yang Berani Usir Diplomat AS & Israel(lsi)