LANGIT7.ID-Jakarta; Paparan radiasi sinar ultraviolet (UV) matahari dapat merangsang produksi melanin berlebihan.
Hal ini menyebabkan terjadinya hiperpigmentasi atau fotomelanosis atau bintik matahari atau melasma pada kulit.
Dokter kulit pendiri Oprava Aesthetics, Dr. Akanksha Sanghvi, menjelaskan bahwa produksi melanin yang berlebihan menyebabkan munculnya bercak-bercak yang tidak merata dan lebih gelap pada kulit
"Biasanya di area yang paling banyak terpapar sinar matahari, seperti wajah dan tangan," ujarnya melansir dari Hindustan Times, Kamis (14/11).
"Paparan sinar matahari yang terlalu lama tanpa perlindungan yang memadai dapat memperburuk pigmentasi ini, sehingga sangat penting untuk menggunakan tabir surya dan membatasi paparan sinar matahari guna mencegah dan mengatasi bintik-bintik hitam ini," imbuhnya.
Menurut Dr. Sanghvi, penggunaan tabir surya secara konsisten dapat membantu mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari. Dia juga menyarankan pemakaian pelindung seperti topi bertepi lebar dan kacamata hitam anti-UV untuk meminimalkan dampak paparan sinar matahari terhadap kulit.
"Pilih tabir surya berspektrum luas, tahan air, dengan SPF 40 atau lebih tinggi, dan aplikasikan kembali setiap dua jam, terutama jika Anda berenang atau berkeringat," ujarnya.(*)
(lam)