LANGIT7.ID-Jakarta; Pengaplikasian ulang tabir surya penting untuk memberikan proteksi yang optimal bagi kulit. Sehingga kulit tidak mengalami kerusakan baik akibat UVA maupun UVB.
"Selain menggunakannya secara rutin sebagai perawatan wajah di pagi hari, sunscreen penting untuk diaplikasikan ulang setiap dua sampai tiga jam sehari. Hal itu penting untuk memaksimalkan fungsi dari sunscreen," ujar ASEAN Regional Skincare Expert Nagase Mana Tachibanadalam acara Beauty Science Tech 2024 bersama Wardah yang berlangsung di Jakarta beberapa waktu lalu.
Pentingnya aplikasi ulang sunscreen diperlukan karena produk perawatan kulit tersebut dapat hilang fungsinya apabila tubuh berkeringat dan akhirnya membuat produk tersebut luntur terbawa keringat.
Mana mengatakan sunscreen penting karena dapat memproteksi tubuh dari radiasi UV dari sinar matahari. Dia menjelaskan bahwa radiasi UV terdiri dari dua bentuk, yakni UVA dan UVB yang keduanya mampu menciptakan kerusakan pada kulit apabila paparannya terus menerus terjadi tanpa adanya proteksi.
Radiasi UVA dijelaskan Mana mampu merusak kulit di lapisan dermis yang petaknya berada di bagian dalam dari lapisan kulit. Lapisan dermis merupakan lapisan yang kaya akan kandungan kolagen dan elastin yang bertanggung jawab atas kekenyalan dan kesehatan kulit.
Apabila lapisan tersebut rusak akibat UVA, menurut Mana biasanya kulit akan mengalami penuaan dini sehingga terlihat tanda-tanda fisik seperti kulit berkerut hingga garis halus.
Sebenarnya secara alami, tubuh manusia bisa memperbaiki jaringannya sendiri apabila terjadi kerusakan akibat serangan paparan radiasi UVA dan UVB.
"Namun jika paparan UVA dan UVB sudah berlebihan dan itu terakumulasi terus menerus tanpa adanya proteksi maka akhirnya kemampuan memperbaiki jaringan tersebut akan melambat dan bisa meningkatkan masalah kulit yang serius tidak hanya penuaan dini bahkan bisa berpotensi menjadi kanker kulit," ujarnya.(*)
(lam)