LANGIT7.ID-, Jakarta- - Kultur sepak bola yang berbeda menjadi tantangan utama bagi pemain Indonesia yang ingin merumput di Liga Eropa. Hal ini mencuat dalam diskusi tentang peluang tiga talenta Timnas Indonesia untuk berkarier di kompetisi elite benua biru.
"Menurut saya bukan hanya Marselino yang punya potensi, tapi juga pemain-pemain seperti Witan, Egy, Ridho dan yang lainnya. Mereka memiliki kualitas untuk bermain di Eropa," ujar Gelandang Timnas Indonesia, Ivar Jenner di Jakarta, Rabu (20/11/2024).
Baca juga:
Formasi Baru Shin Tae-yong Bangkitkan Performa Impresif Timnas IndonesiaPencapaian di kompetisi domestik belum menjamin kesuksesan di Eropa. Pengalaman ini dialami Witan Sulaeman yang pernah bermain di Serbia, Polandia, dan Slovakia, serta Egy Maulana Vikri yang juga pernah berkiprah di liga Polandia dan Slovakia.
Keduanya kini memilih kembali ke Liga 1. Witan bergabung dengan Persija Jakarta, sementara Egy memperkuat Dewa United. Rizky Ridho sendiri belum pernah merumput di luar negeri, namun konsisten tampil di kompetisi domestik bersama Persija Jakarta.
Baca juga:
Timnas Indonesia Siap Hadapi Empat Laga Krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026, Australia Jadi Tantangan Pertama"Peluang mereka bermain di Eropa sangat terbuka, namun tantangannya tidak mudah. Seperti pengalaman saya datang ke Indonesia, kondisinya sangat berbeda. Mereka harus siap beradaptasi dan berjuang keras," ujar dia.
Kesulitan beradaptasi juga dialami Pratama Arhan yang belum mendapat kesempatan bermain di Suwon FC, klub Liga Korea Selatan. Nasib serupa menimpa Marselino Ferdinan yang masih menunggu debut resmi bersama Oxford United di Liga Inggris Divisi Dua.
Baca juga:
VIRAL! Media Asal AS Sorot Marselino Ferdinan, Wonderkid Indonesia yang Hancurkan Mimpi Arab SaudiPerjuangan di level tertinggi membutuhkan mental baja. Selain adaptasi kultur sepak bola yang berbeda, konsistensi performa menjadi kunci sukses talenta Indonesia di kancah internasional.
(lam)