Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Bersin Tak Kunjung Sembuh, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

fajar adhitya Sabtu, 07 Desember 2024 - 18:46 WIB
Bersin Tak Kunjung Sembuh, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Foto: Istimewa

LANGIT7.ID-Jakarta; Bersin adalah reaksi alami tubuh untuk membersihkan saluran pernapasan dari iritasi. Namun jika bersin terjadi terus-menerus, tentu saja sangat mengganggu.

Bersin terjadi ketika ada partikel asing, seperti debu, serbuk sari, atau bahkan virus yang masuk ke dalam hidung. Tubuh kita akan merespons dengan mengeluarkan udara secara paksa melalui hidung dan mulut untuk membuang partikel-partikel tersebut.

Melansir dari Healthline berikut beberapa penyebah bersin terus menerus.

1. Alergi
Alergi merupakan reaksi berlebihan sistem kekebalan tubuh terhadap zat-zat (alergen) yang umumnya tidak berbahaya bagi orang lain. Ketika seseorang yang alergi terpapar alergen, tubuh akan melepaskan histamin yang memicu berbagai gejala, termasuk bersin-bersin.

Alergen yang umum menyebabkan bersin antara lain serbuk sari, bulu hewan, debu rumah, tungau debu, serta makanan tertentu seperti kacang-kacangan, telur, dan seafood. Reaksi alergi ini dapat bervariasi dari ringan hingga berat, dan seringkali disertai dengan gejala lain seperti hidung berair, mata gatal, dan kulit gatal.

2. Infeksi
Infeksi virus, terutama virus common cold atau flu, merupakan penyebab umum bersin-bersin. Virus ini menyerang sel-sel pada saluran pernapasan bagian atas, menyebabkan peradangan dan produksi lendir yang berlebihan.

Bersin adalah salah satu cara tubuh untuk mengeluarkan virus dan lendir dari saluran pernapasan. Selain bersin, gejala infeksi virus lainnya meliputi hidung tersumbat, sakit tenggorokan, demam, dan batuk.

3. Rhinitis

Rhinitis adalah peradangan pada lapisan dalam hidung. Kondisi ini dapat bersifat alergi (disebabkan oleh alergen) atau non-alergi (disebabkan oleh faktor lain). Rhinitis alergi telah dijelaskan pada poin sebelumnya.

Rhinitis non-alergi dapat disebabkan oleh perubahan cuaca, iritasi dari bahan kimia, atau infeksi virus yang berulang. Gejala rhinitis non-alergi mirip dengan rhinitis alergi, namun tanpa adanya riwayat alergi.

4. Polip Hidung
Polip hidung adalah pertumbuhan jaringan lunak yang tidak bersifat kanker di dalam hidung. Pertumbuhan ini dapat menghalangi saluran udara, menyebabkan hidung tersumbat dan bersin-bersin.

Polip hidung seringkali terjadi pada penderita asma atau alergi. Selain bersin, gejala lain yang mungkin muncul meliputi hilangnya indra penciuman, sakit kepala, dan wajah terasa penuh.

5. Penggunaan Obat-obatan Tertentu
Beberapa jenis obat-obatan dapat menyebabkan efek samping berupa bersin-bersin. Obat-obatan tersebut antara lain obat penurun tekanan darah, pil kontrasepsi, aspirin, dan obat-obatan yang digunakan untuk mengobati penyakit jantung.

Mekanisme yang menyebabkan bersin akibat penggunaan obat-obatan belum sepenuhnya dipahami, namun diduga terkait dengan pengaruh obat terhadap pembuluh darah dan saraf di dalam hidung.

6. Iritasi Lingkungan
Paparan terhadap berbagai jenis iritan di lingkungan dapat memicu bersin. Iritan tersebut antara lain polusi udara, asap rokok, bau-bauan yang menyengat, bahan kimia tertentu, dan perubahan suhu yang drastis.

Iritasi pada saluran pernapasan akibat paparan zat-zat ini dapat memicu refleks bersin sebagai upaya tubuh untuk membersihkan saluran pernapasan.

Langkah pertama yang sangat penting adalah mengidentifikasi apa yang memicu bersin Anda. Apakah bersin terjadi setelah terpapar bulu hewan, saat berada di ruangan berdebu, atau setelah mengonsumsi makanan tertentu.

Jika bersin disebabkan oleh alergi, dokter mungkin akan meresepkan obat antihistamin atau dekongestan. Udara yang terlalu kering dapat mengiritasi saluran pernapasan dan memicu bersin, maka gunakan Humidifier yang berfungsi untuk menambah kelembapan udara di dalam ruangan.

Jika Anda alergi terhadap serbuk sari, sebaiknya hindari berada di luar ruangan pada saat jumlah serbuk sari tinggi, terutama di pagi hari. Jika Anda alergi terhadap bulu hewan, pertimbangkan untuk tidak memelihara hewan peliharaan atau minimalisir kontak dengan hewan peliharaan.

Penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan apapun, terutama jika Anda memiliki kondisi medis lainnya atau sedang hamil dan menyusui.(*)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)