LANGIT7.ID, Jakarta - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Jawa Timur berpotensi menjadi lokomotif kebangkitan ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid-19 dan tantangan ekonomi.
Hal itu diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dalam Pelantikan Pengurus Gekrafs DWP Jatim Periode 2021 - 2024, di Rustic Center Surabaya, Kamis (16/9).
Menurutnya, Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu penopang kekuatan ekonomi di Indonesia, setelah DKI Jakarta. Kontribusi terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi nasionalnya mencapai 14,4%.
"Karena ada Rp1,100 triliun lebih yang dikontribusikan oleh sektor ekonomi kreatif terhadap ekonomi Indonesia. Maka dari itu, Gekraf Jatim haruslah mampu menjadi lokomotif dari kebangkitan dan kepulihan ekonomi kita," kata Sandiaga seperti dikutip Jumat (17/9).
Baca juga:
Pemerintah Gratiskan Pajak Penjualan Mobil BaruSandiaga menjelaskan Jawa Timur memiliki potensi ekonomi kreatif yang cukup besar. Secara statistik selama kurun waktu 2015 - 2016, jumlah pelaku ekraf di Jatim meningkat hingga 20%.
Dari 17 subsektor ekonomi kreatif, lanjut Menparekraf, yang menjadi subsektor utama adalah Kuliner, Kriya, dan Fesyen. Tiga subsektor lainnya berpeluang menjadi pandemic winner, yaitu Televisi dan Radio, termasuk Film, Animasi dan Video. Kedua subsektor aplikasi dan terakhir subsektor Pengembang Permainan.
"Jadi ini yang saya titipkan kepada teman-teman Gekrafs Jawa Timur untuk dapat mengembangkan subsektor yang menjadi pandemic winner. Selain itu, kita juga harus memastikan bahwa tidak ada masyarakat yang tertinggal, no one left behind," ujarnya.
"Mudah mudahan teman-teman Gekrafs bisa melakukannya dengan konsep 3G, ‘gercep’ gerak cepat, Gekraf Jatim you dont have much time, ‘geber’ gerak bersama, you can not move alone we have to move together, dan ‘gaspol’ garap semua potensi untuk penciptaan lapangan kerja," lanjutnya.
Baca juga:
Airlangga Hartarto: Surplus Neraca Perdagangan Januari-Agustus USD19,17 MiliarDalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih karena Menparekraf sudah bersedia hadir untuk memberikan semangat kepada gerakan ekonomi kreatif di Jawa Timur.
Sebagai provinsi dengan total penduduk 47 juta dan perekonomiannya terbesar kedua di Indonesia, Emil akan memperkuat sinergi dengan Gekrafs dalam mengembangkan sektor ekraf di Jawa Timur.
"Sehingga nantinya program pemprov yang dihadirkan tidak dikemas secara birokratif, tapi betul-betul mengikuti apa yang menjadi taste dan talenta dari ekonomi kreatif saat ini," kata Emil.
(sof)