Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 Juli 2026
home global news detail berita

Guyonan Madura, Saat Orang Bangkalan Ingin Obati Gus Dur

fajar adhitya Jum'at, 17 September 2021 - 23:15 WIB
Guyonan Madura, Saat Orang Bangkalan Ingin Obati Gus Dur
Guyonan Madura saat orang Bangkalan ingin obati Gus Dur. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Surabaya - Guyonan Madura saat orang Bangkalan ingin obati Gus Dur berlatar belakang kondisi politik pada 1999. Kisah ini terkait sakit punggung dan poros tengah melemah.

Dalam bahasa Madura, punggung artinya tengah. Pada tahun 1999, yang mengantarkan Gus Dur menjadi Presiden RI adalah koalisi poros tengah.

Namun saat poros tengah mulai melemah, orang Madura pun turut kalang kabut. Salah satu orang yang ikuti kalang kabut ialah, Satriono.

Tukang urut tulang yang cukup terkenal di daerahnya itu bergegas dari rumahnya di Bangkalan menuju Stasiun Pasar Turi Surabaya.

Sesaat setelah sampai di Stasiun Pasar Turi, ia dikagetkan dengan sejawatnya bernama Atriani yang juga hendak ke Jakarta

Soal poros tengah yang sedang melemah juga diketahui oleh Atriani. "Kamu mau ke mana?" tanya Atriani.

"Mau ketemu Gus Dur," jawab Satriono singkat.

"Ada perlu apa sama Gus Dur?" ucap Atriani kembali bertanya.

"Lho, yang bikin Gus Dur bisa duduk di kursi presiden itu apa?" ujar Satriono balik nanya.

"Poros tengah," jawab Atriani.

"Makanya sekarang saya harus menyembuhkan Gus Dur. Kasihan kalau Presiden punggungnya sakit," kata Satriono.

Sumber: "Kelakar Madura Buat Gus Dur" (Sujiwo Tejo, 2018) dilansir NU Online.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan