LANGIT7.ID-Jakarta; Tidur tidak nyenyak merupakan sinyal dari tubuh tentang masalah yang lebih dalam, seperti peningkatan hormon stres.
"Pola tidur kita bisa memberi banyak informasi tentang hormon stres. Tidur sangat penting, dan saya tahu betapa frustrasinya bangun tidur tapi masih merasa lelah," kata Dr. Mary Beth Ayer dalam sebuah dikutip dari Medical Daily, Selasa (17/12).
Dia mengungkapkan ada sepuluh tanda yang mungkin menunjukkan kadar kortisol atau hormon stres yang tinggi.
Berikut gejala yang perlu diperhatikan menurut Dr. Ayer:
1. Sering terbangun antara pukul 3-4 pagi.
2. Mimpi yang sangat intens dan penuh tekanan.
3. Bangun tidur dalam keadaan berkeringat.
4. Pikiran melaju cepat sebelum tidur.
5. Nyeri di bahu, leher, atau pergelangan tangan saat bangun tidur.
6. Lelah sepanjang hari tetapi terjaga saat waktu tidur tiba.
7. Gelisah dan sering membolak-balik badan saat tidur.
8. Menggertakkan gigi saat tidur.
9. Merasa kepanasan saat di tempat tidur.
10. Merasa sangat lelah ketika bangun tidur.
Jika seseorang mengalami tiga atau lebih dari gejala ini, Dr. Ayer menyarankan untuk memeriksa hormon dan mencari cara untuk menyeimbangkan kadar kortisol.
Kortisol adalah hormon yang berperan penting dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk mengatur gula darah, mengurangi peradangan, mengontrol metabolisme, dan membentuk memori.
"Salah satu tips favorit saya adalah mengonsumsi protein, lemak, dan karbohidrat dalam waktu satu jam sebelum tidur. Contohnya, yogurt Yunani, selai kacang, dan pisang," ujar Dr. Ayer.(*)
(lam)