LANGIT7.ID, Jakarta - Mushalla untuk rumah minimalis diperlukan bagi ummat Islam yang sedang membangun tempat hunian, sehingga bisa shalat berjamaah dengan keluarga.
Namun seorang Muslim tetap dianjurkan beribadah di masjid. Tapi mushalla untuk rumah minimalis ini insyaAllah bermanfaat untuk tempat shalat sunnah bersama keluarga, semisal Shalat Dhuha, Tahajud, Witir bahkan Tarawih berjamaah.
Fungsi lain dari mushalla untuk rumah minimalis yakni menjadi tempat belajar agama anak-anak, mulai dari mengaji hingga mendidik tata cara dan bacaan shalat.
Bagaimana mushalla untuk rumah minimalis agar cocok berjamaah dengan keluarga? Berikut rangkuman Langit7.id:
1. Cari Sudut RuanganMushalla untuk rumah minimalis bisa ditempatkan di sudut ruangan. Sebaiknya agak jauh dari kamar mandi atau toilet untuk menghindari najis yang kemungkinan tercecer di lantai. Sebab kesucian mushallat tetap harus dijaga.
Sudut ruangan tersebut bisa berdekatan dengan kamar atau ruang keluarga. Namun harus dibuat ruangan sendiri dengan cara disekat tembok, triplek atau lemari.
2. Ambil Ukuran 2x3 MeterMushalla untuk rumah minimalis bisa ambil ukuran 2x3 meter. Panjang dan lebar tersebut untuk menempatkan satu sampai dua orang jamaah di belakang imam. Namun ukuran ini bisa disesuaikan dengan jumlah keluarga dan kebutuhan.
3. Tata Senyaman MungkinMushalla untuk rumah minimalis sebaiknya ditata senyaman mungkin. Misal adanya rak untuk menempatkan Al Qur'an, buku-buku agama dan lainnya. Bisa juga ditaruh kipas angin atau pendingin ruangan di dekatnya agar ibadah terasa nyaman.
4. Jangan Letakkan Pajangan BergambarMushalla untuk rumah minimalis akan lebih cocok bila tak ada pajangan bergambar seperti foto. Sebab akan menganggu konsentrasi saat beribadah.
(bal)