LANGIT7.ID - Tahukah fakta berikut? Umumnya rambut sehat akan mengalami siklus rambut rontok dengan jumlah 50 – 100 helai setiap harinya.
Bila melebihi jumlah tersebut, ia mungkin mengalami rambut rontok berlebihan yang cukup parah dan membutuhkan penanganan khusus.
Masalahnya, kerontokan rambut yang tidak segera ditangani dapat berujung pada kebotakan permanen.
Salah satu penyebab rambut rontok yang tidak banyak disadari adalah pola makan yang tidak sehat.
Jadi sangat bisa mengatasi kerusakan rambut dengan mengubah pola makan dan menambah asupan nutrisi tertentu dalam makanan untuk mengurangi rambut rontok.
![Rambut Rontok, Tambah 6 Asupan Nutrisi Ini dalam Menu Harian]()
Zat gizi pada makanan apa saja yang perlu ditambahkan demi mendapatkan nutrisi tepat untuk bantu mengatasi rambut rontok? Berikut daftarnya.
1. Zat besiKekurangan zat besi adalah salah satu penyebab umum dari kerontokan rambut. Hal tersebut karena kekurangan zat besi berhubungan dengan anemia yang dapat ditandai dengan rambut rontok.
Hal ini dibuktikan lewat penelitian dari Dermatology Practical & Conceptual. Penelitian tersebut melaporkan bahwa kadar feritin yang rendah lebih sering dijumpai pada wanita yang mengalami rambut rontok.
Kadar feritin adalah protein yang menunjukkan jumlah total cadangan besi dalam tubuh. Meski begitu, hingga saat ini para ahli masih mencari tahu apa kaitannya zat besi dengan kerontokan rambut.
Sembari menunggu penelitian, tetap penuhi zat besi untuk mengurangi jumlah rambut rontok lewat makanan di bawah ini.
- Sayuran berdaun hijau, seperti bayam, sawi, selada, dll.
- Kacang-kacangan,
- Daging dan unggas, serta
- Suplemen zat besi sesuai anjuran dokter
2. ProteinSelain zat besi, protein ternyata juga menjadi nutrisi penting mengurangi rambut rontok. Umumnya, kekurangan protein dapat menyebabkan rambut kering dan mudah patah, sehingga lebih rentan terhadap kerontokan.
Nutrisi protein dalam makanan ini dipercaya dapat menguatkan rambut dan memberi rangsangan dalam memanjangkan rambut dengan cepat.
Berikut ini berbagai sumber protein dari makanan yang bisa Anda dapatkan:
- Daging,
- Telur,
- Produk susu,
- Ikan, dan
- Kacang-kacangan.
3. ZincZinc adalah mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk mengatur sintesis protein dan pembelahan sel, termasuk proses pertumbuhan rambut. Itu sebabnya, zinc menjadi salah satu nutrisi dalam makanan yang bisa digunakan untuk mengurangi rambut rontok.
Kekurangan zinc biasanya dijumpai pada orang yang menjalani diet vegetarian. Pasalnya, mereka lebih banyak mengonsumsi kacang dan biji-bijian yang mengandung phytate. Phytate ini dapat mengikat zinc dan menghambat penyerapan.
Sejumlah penelitian melaporkan bahwa orang dengan kadar zinc yang rendah cenderung lebih sering mengalami rambut rontok. Namun, ketika diberikan suplemen zinc secara oral (bisa meminumnya langsung bersamaan dengan air putih atau meneteskannya ke dalam mulut), kondisi mereka membaik dan jumlah rambut yang jatuh pun berkurang.
4. Vitamin B KompleksVitamin B, termasuk biotin (vitamin B7) dan vitamin B6 dipercaya sebagai nutrisi penting untuk merawat rambut rontok. Hal ini mungkin dikarenakan kedua vitamin tersebut dapat meningkatkan sirkulasi darah di kulit kepala dan meremajakan folikel rambut.
Sementara itu, vitamin B5 (asam pantotenat) juga dapat mengurangi rambut rontok dan penipisan pada rambut.
Anda bisa mendapatkan vitamin B kompleks pada sejumlah makanan, seperti:
- Alpukat, pisang, dan apel,
- Bayam, kubis, brokoli, dan kembang kol,
- Daging dan ikan,
- Kacang-kacangan,
- Telur dan produk susu.
Anda juga bisa mengonsumsi 100 mg suplemen vitamin B kompleks per hari untuk menumbuhkan rambut yang sehat. Namun, cara ini sebaiknya dilakukan dengan anjuran dokter kulit yang didatangi.
5. Vitamin ESalah sumber antioksidan yang cukup terkenal adalah vitamin E. Pasalnya, kandungan antioksidan di dalamnya dapat mengurangi kerusakan akibat radikal bebas dan melindungi sel-sel tubuh.
Kandungan vitamin E biasa digunakan untuk membantu melindungi kulit dari penuaan, peradangan, dan kerusakan akibat sinar matahari. Namun, akhir-akhir ini fungsinya diperluas sebagai obat untuk rambut rontok dan mengubahnya menjadi rambut yang sehat.
Penelitian dari Tropical Life Sciences Research membuktikan hal tersebut. Ahli menemukan bahwa suplemen vitamin E meningkatkan pertumbuhan rambut pada mereka yang mengalami kerontokan.
Hal ini mungkin disebabkan sifat antioksidan di dalamnya membantu mengurangi stres oksidatif di kulit kepala yang menyebabkan ambut rontok. Dengan memenuhi kebutuhan nutrisi vitamin E untuk tubuh, rambut rontok berkurang sangat jauh.
6. Asam lemakAnda juga bisa menambahkan asam lemak, terutama asam linoleat dan asam lemak arakidonat, sebagai nutrisi penting untuk mengurangi rambut rontok. Rupanya cara kerja asam linoleat dalam tubuh mirip dengan obat rambut rontok, yaitu finasteride.
Asam linoleat dapat menghambat hormon androgen yang merusak folikel rambut, sehingga rambut mudah patah dan rontok. Sementara, asam arakidonat dan asam omega-6 juga diklaim membantu meningkatkan pertumbuhan rambut dengan meningkatkan siklus folikel rambut.
Itulah beberapa ragam nutrisi yang bisa digunakan dan dikonsumsi untuk mengatasi kerontokan rambut dari dalam. Silahkan mencoba ya!
(arp)