LANGIT7.ID-Jakarta; Saat mengendarai sepeda motor, menikung sudah pasti tidak akan bisa dihindari. Namun, aktivitas menikung saat mengendarai sepeda motor ini merupakan aktivitas berkendara yang membutuhkan teknik tinggi.
Bahkan, saat melakukan aktivitas menikung sewaktu berkendara tidak sedikit pengendara motor yang mengalami kecelakaan, baik itu para pengendara pemula maupun para pengendara yang berpengalaman sekalipun.
Salah satu teknik menikung yang dapat diaplikasikan saat berkendara di jalan raya adalah Lean With the Bike. Teknik menikung yang satu ini bisa dilakukan tanpa perlu merubah posisi duduk layaknya menikung pada lintasan sirkuit.
Untuk menikung dengan teknik Lean With the Bike, kamu bisa ikuti caranya seperti dikutip dari laman Astra Honda berikut ini.
Turunkan kecepatan
Sebelum memasuki tikungan, pastikan untuk menurunkan kecepatan dengan mengurangi bukaan gas dan lakukan pengereman menggunakan rem depan dan belakang secara bersamaan.
Teknik Lean With the Bike bisa dilakukan dalam kecepatan yang tidak terlalu tinggi atau terlalu lambat.
Jika teknik ini digunakan dalam kecepatan tinggi, motor dapat keluar dari jalurnya sehingga berpotensi menabrak kendaraan lain dari dari arah berlawanan.
Sementara itu, saat diaplikasikan dalam kecepatan terlalu rendah berpotensi membuat motor rubuh atau terjatuh saat motor pada posisi miring.
Melihat arah yang dituju
Salah satu kunci penting saat menikung dengan teknik apa pun adalah arah pandangan mata. Karena pandangan adalah pusat keseimbangan sekaligus secara otomatis akan mempengaruhi arah laju sepeda motor.
Karena itu, arahkan pandangan ke arah yang dituju. Selain untuk menjaga sepeda motor tetap berada di jalurnya, pengendara motor dapat melihat dan mengantisipasi potensi bahaya yang ada di depan.
Kontrol kecepatan
Saat motor pada posisi miring, pastikan untuk tidak menambah kecepatan secara ekstrim karena berpotensi mengganggu keseimbangan.
Kontrol tekanan rem belakang
Saat ingin mengurangi kecepatan di tikungan, kontrol daya tekanan pada tuas rem sehingga tidak terjadi perlambatan ekstrim.
Disarankan untuk menggunakan rem belakang untuk mencegah terganggunya daya cengkram roda depan yang berpotensi mengganggu keseimbangan motor saat dikendarai.
Tambah kecepatan
Saat mulai meninggalkan atau melewati tikungan, tingkatkan kecepatan dengan membuka bukaan gas secara perlahan untuk mendorong motor kembali ke posisi tegak.
Selain beberapa hal diatas, pengendara juga perlu memperhatikan beberapa hal lain sebelum menikung seperti kondisi ban, kondisi jalan (berpasir, tanah, basah, dll), sistem pengereman, kualitas jalan (aspal, beton), kondisi lingkungan (dataran rendah, dataran tinggi). (*)
