Pemilik Honda Vario 125 Wajib Tahu, Begini Ciri-ciri Sensor CKP yang mulai Lemah
haris budimanKamis, 16 Januari 2025 - 21:34 WIB
Ilustrasi Honda Vario 125 (Foto: Honda Babel)
LANGIT7.ID - Bagi kamu para pemilik Honda Vario 125 harus waspada saat mesin motornya terasa brebet bahkan mati saat mencapai suhu yang lumayan tinggi (panas).
Umumnya masalah ini dialami pada Honda vario 125 generasi pertama yang saat ini umurnya lebih dari 10 tahun.
Honda Vario 125 yang brebet bahkan mati saat mesinnya panas ini bisa menjadi ciri-ciri saat sensor CKP lemah.
Sensor CKP (Crankshaft Position Sensor) sendiri berfungsi seperti pulser pada sepeda motor konvensional yang menggunakan karburator. Fungsinya untuk mengatur timing pengapian.
Nah, jika sensor CKP ini rusak, mesin Honda Vario 125 masih bisa menyala namun motor tidak bisa digas, bahkan saat digas motor malah mati.
Namun, pada beberapa kasus Honda Vario 125 yang sensor CKPnya lemah, motor masih bisa digunakan. tapi, motor hanya mampu berjalan pada kecepatan rendah saja. Lalu, saat mesin motor mulai panas, motor menjadi brebet dan mati.
Pada intinya, gejala atau ciri-ciri sensor CKP pada Honda Vario 125 yang lemah ini hanya dapat dirasakan saat mesin mulai panas saja. Jika kerusakan sensor belum terlalu parah, pada suhu mesin yang dingin gejalanya tidak akan muncul.
Jika gejala atau ciri-ciri seperti diatas muncul, sebaiknya segera lakukan pengecekan pada sensor CKP Honda Vario 125. Jika sensor memang rusak, segera ganti sensor CKP dengan yang baru agar masalah segera teratasi.
Sebagai informasi, gejala atau ciri-ciri sensor CKP yang lemah ini tidak hanya dapat dirasakan pada Honda Vario 125 saja. Namun, pada motor-motor lainnya yang menggunakan sistem injeksi juga dapat merasakan hal yang sama saat sensor CKPnya mulai lemah.(*)