LANGIT7.ID - Honda Vario 150 memang saat ini sudah tidak diproduksi lagi oleh PT Astra Honda Motor (AHM).
Tapi, popularitas Honda Vario 150 masih cukup tinggi, bahkan banyak konsumen Honda yang menyayangkan kenapa skutik 150cc ini harus berhenti diproduksi dan diganti dengan penerusnya Honda Vario 160.
Peminat Honda Vario 150 ini bahkan lebih ramai dibandingkan Honda Vario 160 yang memang lebih banyak dari kalangan anak-anak milenial yang gemar modifikasi motor.
Honda Vario 150 diminati para anak milenial saat ini karena memiliki desain bodi yang ideal, tidak terlalu bongsor ataupun terlalu ramping sehingga sangat mudah dimodifikasi dengan konsep sederhana namun tetap elegan.
Nah, umumnya Honda Vario 160 ini dimodifikasi dengan merubah warna bodinya seperti melakukan repaint atau cutting sticker, kemudian memberikan tambahan striping ala Honda Thailand yaitu ‘KLIL’ dan memberikan identitas stempel bertuliskan ‘150i’.
Kemudian sistem pengereman depan yang awalnya standar bawaan pabrik, di upgrade dengan handle rem, master rem dan kaliper rem serba produk dari Brembo yang dipadukan dengan piringan cakram berdiameter 26,7mm
Lalu, pada bagian kemudi biasanya mendapatkan tambahan stabilizer agar motor lebih enak digunakan bermanuver.
Untuk bagian panel instrumennya bisa diupgrade dengan panel instrumen full digital penuh warna seperti produk dari Koso.
Sementara itu di bagian suspensi depannya di upgrade dengan menggunakan model teleskopik dengan diameter yang lebih besar agar motor tidak miring ke satu sisi saat mengerem terlalu cepat.
Sedangkan untuk suspensi belakangnya bisa diupgrade menggunakan produk dari Ohlins atau merek lainnya dengan tipe tabung supaya motor lebih stabil saat dikendarai.
Untuk velgnya sendiri bisa diganti dengan velg racing aftermarket dengan warna yang cocok pada bodi dengan motif palang yang sesuai selera.
Tak lengkap rasanya jika seluruh tampilan motor sudah mendapatkan upgrade tapi performanya masih tetap sama saja. Karena itu, untuk mendongkrak performanya knalpor Vario 150 ini bisa diganti dengan knalpot racing.
(hbd)