LANGIT7.ID-Washington; Sejumlah pemimpin dunia menyambut hangat kembalinya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat pada Senin (20/1/2025). Mereka memberikan ucapan selamat dan harapan untuk menjalin hubungan yang lebih baik dengan pemimpin yang dikenal memiliki gaya kepemimpinan khas ini.
Di tengah konflik yang masih berlangsung, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengapresiasi ketegasan Trump. "Presiden Trump selalu tegas. Kebijakan perdamaian melalui kekuatan yang dia sampaikan membuka peluang untuk memperkuat kepemimpinan Amerika dan mencapai perdamaian jangka panjang yang adil. Ini menjadi prioritas utama kami," ujar Zelensky.
Kepala NATO Mark Rutte optimis dengan kepemimpinan baru Trump. Menurutnya, hal ini akan mempercepat peningkatan anggaran pertahanan dan produksi di aliansi NATO.
Baca juga: Putin Sambut Pelantikan Trump, Siap Diskusikan Perdamaian UkrainaHubungan AS-Israel juga diprediksi akan semakin erat. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yakin kerja sama kedua negara akan mencapai level yang lebih tinggi. "Hari-hari terbaik aliansi kita masih akan datang," tambahnya.
Pemimpin Uni Eropa Ursula von der Leyen melalui akun X-nya menegaskan kesiapan bekerja sama menghadapi tantangan global. "Bersama-sama, masyarakat kita bisa meraih kemakmuran lebih besar dan memperkuat keamanan bersama," tulisnya.
Baca juga: Ribuan Warga Antusias Hadiri Pelantikan Donald Trump di Capital One ArenaPerdana Menteri India Narendra Modi memberikan sambutan hangat dengan menyebut Trump sebagai "sahabat tersayang". Dia berharap kerja sama kedua negara akan memberi manfaat dan menciptakan masa depan dunia yang lebih baik.
Meski Trump mengancam akan menerapkan tarif 25 persen untuk impor Kanada, Perdana Menteri Justin Trudeau tetap optimis. "Kita terkuat saat bekerja bersama. Kanada dan Amerika Serikat memiliki kemitraan ekonomi paling sukses di dunia," katanya.
Baca juga: Donald Trump Kembali ke Gedung Putih: Momen Bersejarah Pelantikan Presiden AS 2025Sementara itu, Kanselir Jerman Olaf Scholz menekankan pentingnya hubungan AS-Jerman. "Amerika Serikat adalah sekutu terdekat kami. Tujuan kebijakan kami selalu menjalin hubungan transatlantik yang baik," jelasnya.
(lam)