LANGIT7.ID - Bulu ketiak biasanya mulai tumbuh pada awal masa pubertas. Pada masa itu kadar hormon androgen dalam tubuh akan naik. Akibatnya, di bagian kaki, lengan, sekitar kemaluan, dan juga ketiak akan ditumbuhi rambut yang warnanya lebih gelap.
Banyak orang yang merasa munculnya rambut di tubuh merupakan sebuah hal yang mengganggu. Oleh karena itu, banyak orang yang berusaha mengghilangkannya. Mencabut bulu ketiak pun dianjurkan dalam Islam.
Saat ini beragam cara utuk menghilangkan bulu ketiak, mulai mencukur, mencabut, atau juga menggunakan waxing.
Seperti apa seharusnya memperlakukan bulu ketiak dalam Islam, berikut beberapa penjelasan
1- Mencabut Bulu KetiakDalam hadis dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Ada lima macam fitrah, yaitu: khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak.” (HR. Bukhari no. 5891 dan Muslim no. 258)
Imam Al-Ghazali dalam Kitab
Ihya Ulumiddin mengatakan, "Salah satu yang harus dibersihkan adalah bulu ketiak. Seseorang dianjurkan mencabutnya setiap 40 hari sekali. Anjuran ini berlaku bagi mereka yang terbiasa mencabut bulu ketiak."
Sedangkan menurut ilmu kedokteran, mencabut bulu bisa menghilangkan bulu sampai ke akar. Kendati cara ini lebih menyakitkan, Tapi opsi mencabut bulu ketiak lebih pas digunakan apabila hanya sedikit rambut yang perlu dihilangkan.
Mencabut bulu untuk area yang luas bisa menyebabkan rambut tumbuh ke dalam dan memicu jaringan parut.
Melansir Bustle, perlu berhati-hati saat mencabut bulu ketiak. Jika tidak, bisa merusak folikel rambut.
Untuk mengantisipasinya, cara mencabut bulu ketiak adalah gunakan alat khusus atau pinset dan tarik bulu ke arah rambut tumbuh.
Waktu mencabut bulu juga penting. Cabut bulu setelah mandi dengan air hangat. Kondisi tersebut ideal karena folikel lebih terbuka, sehingga tidak terlalu sakit.
Untuk mengurangi risiko infeksi, disarankan untuk membersihkan pinset dengan alkohol sebelum proses mencabut bulu dilakukan.
Untuk wanita, hindari mencabut bulu ketiak di dekat siklus haid, karena tubuh lebih sensitif pada rasa nyeri.
Selain itu, hindari mencabut bulu yang terlalu pendek. Tunggu sampai panjangnya sekitar 3,8 centimeter untuk mencegah kerusakan folikel.
2- Mencukur Bulu KetiakImam Al-Ghazali dalam Kitab
Ihya Ulumiddin mengatakan, "Adapun orang yang terbiasa mencukur (bulu ketiak), maka cukup dengan mencukur itu, karena pencabutan sejenis penyiksaan dan tindakan menyakitkan. Sedangkan tujuan dasarnya adalah pembersihan dan untuk mengantisipasi pengendapan kotoran di sela lipatannya. Tujuan itu dapat tercapai dengan pencukuran," (Beirut, Darul Fikr: 2018 M/1439 H-1440 H, juz I, halaman 182).
Imam An-Nawawi dalam Kitab
Al-Majmu Syarah al-Muhadzdzab menghikayatkan dari Yunus bin Abdul A’la. Ia bercerita bahwa suatu hari ia menemui Imam As-Syafi’i. Ia menemukan alat cukur di dekat Imam As-Syafi’i yang sedang mencukur bulu ketiaknya. "Aku tahu bahwa sunnahnya adalah mencabut. Tetapi aku tidak kuat menahan sakitnya," kata Imam As-Syafi’i.
Sedangkan menurut ilmu kedokteran, seperti dilansir
Skin MD, mencukur bulu ketiak adalah cara paling praktis untuk menghilangkan rambut yang tidak diinginkan ini.
Kendari praktis, namun metode ini bisa menyakitkan karena rentan menimbulkan iritasi dan bisa bikin ketiak menghitam bagi sebagian orang.
Selain itu, mencukur hanya menghilangkan rambut di permukaan kulit. Sehingga, rambut mudah kembali tumbuh.
Untuk meminimalkan risiko, cukurlah bulu ketiak adalah dengan menggunakan pisau cukur tajam dan berkualitas.
Pastikan pisau steril. Bila perlu, gunakan krim cukur khusus untuk meminimalkan risiko iritasi.
Mengutip
Firstcry Parenting, jika punya kulit yang cenderung sensitif, cukur bulu ketiak ke arah yang berlawanan dari pertumbuhan rambut.
Setelah kelar mencukur rambut di ketiak, bilas sampai bersih, keringkan, lalu olesi pelembab untuk menenangkan kulit.
3- Menggunakan laser atau IPL (Intense Pulsed Light)
Cara selanjutnya adalah cara modern dengan alat kekinian yaitu menggunakan laser atau IPL.
Dengan laser, akar rambut dihancurkan sehingga pertumbuhan rambut diperhambat atau bahkan dihentikan. Bisa jadi ini adalah cara yang paling efektif untuk menghilangkan rambut dalam jangka panjang.
Namun dibutuhkan 6-12 kali perawatan, dengan jarak beberapa bulan, untuk mendapatkan hasil yang permanen.
Dan juga prosedur menghilangkan bulu ketiak dengan laser atau IPL memiliki risiko efek samping, yaitu kulit terbakar, bengkak, kemerahan, atau munculnya jaringan parut.
Oleh karena itu, sangat disarankan agar prosedur ini dilakukan di bawah pengawasan dokter.
(arp)