LANGIT7.ID-Arab Saudi; Ini kabar menarik dari Arab Saudi. Negara ini telah mengumumkan kebijakan barunya yang memberikan keistimewaan opsi visa bagi penduduk Dewan Kerjasama Teluk (GCC) yang tujuannya agar memudahkan pelaksanaan Umrah.
Kementerian Haji dan Umrah telah mengonfirmasi bahwa pelancong dari negara-negara GCC kini dapat melaksanakan ibadah haji menggunakan visa transit dan turis, selain visa Umrah standar.
Opsi Visa Baru bagi Jemaah UmrahInisiatif Arab Saudi merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk meningkatkan aksesibilitas bagi jemaah dan menyederhanakan prosedur perjalanan. Berdasarkan peraturan yang diperbarui, warga negara GCC dapat melaksanakan Umrah menggunakan:
1. Visa Transit
Memungkinkan pelancong untuk tinggal di Arab Saudi hingga 96 jam. Visa Transit sangat ideal bagi mereka yang transit melalui Arab Saudi dan ingin melaksanakan umrah selama persinggahan mereka. Visa ini dapat diajukan secara online dan sering kali diberikan dengan cepat.
2. Visa Turis
Memberikan pilihan yang fleksibel bagi mereka yang berkunjung untuk bersantai sambil melaksanakan umrah. Visa turis memungkinkan beberapa kali masuk dan tinggal lebih lama, sehingga memudahkan mereka yang ingin menjelajahi Arab Saudi di luar ziarah keagamaan mereka.
3. Visa Umrah
Visa Umrah tradisional yang khusus untuk ziarah keagamaan tetap tersedia. Visa ini diberikan semata-mata untuk keperluan Umrah dan tidak mengizinkan pariwisata atau kegiatan lainnya. Pelamar harus mengajukan permohonan melalui agen perjalanan atau platform resmi.
Pra-Pemesanan Diperlukan untuk Kunjungan ke Al Rawdah Al SharifSebagai bagian dari proses umrah, kementerian telah menekankan bahwa jamaah yang ingin mengunjungi Al Rawdah Al-Sharif di Masjid Nabawi di Madinah harus memesan tempat terlebih dahulu melalui aplikasi Nusuk. Langkah ini memastikan pengendalian kerumunan dan pengalaman yang lancar bagi para jamaah.
Perluasan Kelayakan Umrah yang Lebih LuasArab Saudi telah secara aktif berupaya meningkatkan aksesibilitas bagi jamaah umrah. Pada bulan Agustus 2024, kerajaan memperluas kelayakan umrah bagi pemegang semua jenis visa, termasuk:
1. Visa Kunjungan Pribadi
Visa Kunjungan Pribadi memungkinkan individu untuk mengunjungi keluarga atau teman di Arab Saudi dan juga melakukan umrah. Visa ini memiliki dua tujuan, sehingga cocok bagi mereka yang memiliki hubungan pribadi di kerajaan tersebut.
2. Pemegang Visa AS, Inggris, atau Schengen
Pelancong yang memegang visa yang sah dari Amerika Serikat, Inggris, atau negara-negara Schengen dapat melakukan umrah saat mengunjungi Arab Saudi. Hal ini memungkinkan akses yang mudah tanpa memerlukan visa umrah terpisah, sehingga memperlancar proses perjalanan.
3. Visa on Arrival untuk Umrah
Pada tahun 2023, Arab Saudi memperkenalkan sistem visa on arrival untuk umrah, yang menarik perhatian dunia. Jemaah dari negara-negara seperti AS, Inggris, Australia, dan lainnya kini dapat memperoleh visa on arrival, sehingga menyederhanakan perjalanan.
Visi 2030 Arab Saudi dan Wisata Religi
Reformasi visa ini sejalan dengan Visi 2030 Arab Saudi, yang bertujuan untuk meningkatkan wisata religi dan menyediakan layanan berkualitas tinggi bagi para peziarah. Dengan menyederhanakan proses visa, kerajaan tersebut berupaya untuk mengakomodasi lebih banyak jamaah sekaligus memastikan pengalaman ziarah yang lancar dan menyenangkan.
KesimpulanDengan perluasan opsi visa ini, penduduk GCC kini memiliki lebih banyak fleksibilitas dalam merencanakan perjalanan umrah mereka. Baik melalui visa transit untuk ziarah singkat atau visa turis untuk masa tinggal yang lama, Arab Saudi terus membuat perjalanan religi lebih mudah diakses dan efisien.(*/saf/travelobiz)
(lam)