Raksasa Internet Google, meningkatkan tampilan layanan konferensi video untuk platform webnya.
Google mengatakan pembaruan Meet saat ini bakal secara otomatis mendeteksi ketika pengguna tampak kurang terang pada saat melakukan panggilan video.
Dilansir dari Techradar, awal pekan ini, pembaruan ini menjadi kabar baik bagi orang-orang yang bekerja secara hibrida.
Fitur yang tersedia secara default telah diluncurkan, dan akan tersedia untuk semua pelanggan Google WorkSpace serta pelanggan G Suite Basic dan Business.
Tdak diperlukan kontrol admin untuk mengoperasikan. Pengguna akan dapat menonaktifkannya jika dirasa memengaruhi kinerja perangkat mereka.
Sebelumnya, Google memperkenalkan low light mode untuk Meet di aplikasi seluler iOS dan Android pada April 2020, saat booming kerja hibrida dimulai.
Konferensi video diyakini menjadi bagian utama aktivitas kerja masa mendatang,
Karena itu, Google meluncurkan beberapa pemutakhiran untuk menghadapi kompetitor seperti Zoom dan Microsoft Teams.
(arp)