Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 24 Mei 2026
home masjid detail berita

Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Keutamaan Menjalankannya

haris budiman Kamis, 13 Februari 2025 - 08:28 WIB
Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Keutamaan Menjalankannya
Ilustrasi berpuasa. (unsplash.com/@raufalvi2001)
LANGIT7.ID-Islam menuntun umatNya mengerjakan amalan-amalan sunah. Salah satu amalan sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa adalah puasa Ayyamul Bidh.

Puasa Ayyamul Bidh adalah salah satu amalan sunnah yang dilakukan oleh umat Islam pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan dalam kalender Hijriah.

Yang menarik, pada kalender 1446 Hijriah, Puasa Ayyamul Bidh bertepatan dengan puasa sunnah Nisfu Syaban yang jatuh pada tanggal 15 Syaban. Atau pada kalender nasional adalah pada 14 Februari 2025.

Tanggal tersebut merupakan hari terakhir puasa Ayyamul Bidh, yang merupakan puasa sunnah yang dilakukan di pertengahan bulan Hijriah.

Niat Puasa Ayyamul Bidh

Agar tujuan kita beribadah mendapatkan ridho Allah swt dan tercatat menjadi amalan baik, maka niat menjadi awal langkah kita menggapai ridho Allah swt. Agar puasa kita pun menjadi catatan ibadah.

Adapun bacaan niat puasa Ayyamul Bidh adalah sebagai berikut:

Nawaitu shauma ayyamul bidh sunnatan lillahi ta'ala.

Artinya: "Saya berniat puasa sunnah Ayyamul Bidh karena Allah Ta'ala."

Niat ini diucapkan dalam hati pada malam sebelum berpuasa atau di pagi hari sebelum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Niat yang baik membantu kita untuk tetap fokus dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah ini, serta mengingatkan kita akan tujuan utama, yaitu meraih ridha Allah SWT.

Keutamaan Menjalankan Puasa Ayyamul Bidh

Dikutip dari baznas.go.id, menjalankan puasa Ayyamul Bidh memiliki banyak keutamaan, baik dari sisi spiritual dan fisik. Di antaranya adalah:

1. Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW

Puasa Ayyamul Bidh merupakan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah bersabda:

"Kekasihku (Nabi Muhammad SAW) mewasiatkan kepadaku tiga perkara: berpuasa tiga hari setiap bulan, melaksanakan shalat dhuha dua rakaat, dan shalat witir sebelum tidur." (HR. Bukhari dan Muslim)

Dengan menjalankan puasa ini, kita mengikuti jejak Rasulullah SAW, menambah kecintaan kita kepada beliau, dan memperkuat ikatan spiritual kita sebagai umatnya.

2. Melipatgandakan Amal Kebaikan

Puasa Ayyamul Bidh mendekatkan kita kepada Allah SWT dan memberi kita kesempatan untuk melipatgandakan pahala. Allah SWT menjanjikan ganjaran besar bagi hamba-Nya yang berpuasa dengan ikhlas. Dalam sebuah hadits qudsi, Allah berfirman:

"Puasa adalah untuk-Ku, dan Aku sendiri yang akan membalasnya." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hal ini menunjukkan betapa besar nilai puasa di sisi Allah SWT. Ketika kita berpuasa, kita juga berkesempatan memperbanyak amal kebaikan yang akan menjadi bekal di hari akhir.

3. Mendapatkan Pahala Setara Puasa Sepanjang Tahun

Rasulullah SAW bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr bin Ash:

“Puasa tiga hari dalam setiap bulan itu seperti puasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Setiap hari berpuasa di bulan Hijriah setara dengan sepuluh hari, sehingga jika kita berpuasa tiga hari setiap bulan, pahalanya sama dengan puasa selama sebulan penuh. Ini menunjukkan bahwa puasa Ayyamul Bidh yang kita lakukan setiap bulan sama seperti puasa sepanjang tahun.(*)

(hbd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 24 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)