LANGIT7.ID, Batam - Misteri 7 makam di
Masjid Raya Baitussyakur Batam hingga kini belum terungkap. Kuburan tua itu diprediksi sudah berusia ratusan tahun lamanya di tempat itu.
Baitullah yang berada di wilayah Sungai Jodoh, Kota Batam itu berdiri megah dan tampak modern. Tapi sejak rumah ibadah itu dibangun, ada satu hal yang belum bisa dijawab, yakni misteri 7 makam di Masjid Raya Baitussyakur.
Kuburan tua tanpa identitas itu tak diketahui pasti asal usulnya dan sudah ada sejak kapan di sana. Misteri 7 makam di Masjid Raya Baitussyakur pun hanya menjadi tanda tanya bagi takmir dan warga sekitar.
Baca Juga: Seperti Istana, Masjid Tiban Malang Dipercaya Dibangun Bangsa JinSebelum rumah ibadah ini berdiri pada tahun 1980-an, 7 makam di Masjid Raya Baitussyakur sudah pernah akan dibongkar, bahkan alat diturunkan tetap saja gagal, seolah-olah enggan dipindahkan dari tempat itu.
Pada akhirnya makam-makam di Masjid Raya Baitussyakur dibiarkan ditempatnya hingga kini berada di dalam area masjid setelah direnovasi dan masih menyimpan misteri yang belum terungkap. Namun ada cerita yang menjadi petunjuk.
Misteri 7 makam di Masjid Raya Baitussyakur ini, salah satunya berasal dari Suku Bugis - Melayu bernama Syekh Abdulah Syukur, namun ada juga yang menyebut namanya Syekh Abu Bakar. Namun tokoh ini tidak ada kaitannya dengan Kerajaan Riau.
Syekh Abdullah Syukur bersama enam orang lainnya konon merupakan orang-orang pertama yang menempati wilayah Kampung Tua Tanjung Uma, wilayah sekitar Sungai Jodoh. Itulah mengapa namanya diabadikan di Masjid Raya Baitussyakur.
Tapi belum ada keterangan terkait kebenaran kabar tersebut. Pemerintah pun tidak bisa mengungkap faktanya, sebab 7 makam ini tak memiliki identitas di nisan.
Belum lagi masyarakat di kampung itu mengklaim bahwa 7 makam di Masjid Raya Baitussyakur ini merupakan tempat dikuburkannya leluhur mereka.
Masjid Raya Baitussyakur di Batam ini sudah berubah total dari bangunan yang sebelumnya menjadi lebih megah dan modern. Namun misteri 7 makam tersebut entah mengapa belum terungkap hingga sekarang.
(bal)