LANGIT7.ID - Berkata baik bukan sekadar ajaran mulia dalam syariat Islam, tapi juga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari, Rasulullah SAW bersabda, keselamatan manusia tergantung pada kemampuan menjaga lisan.
Hal tersebut senada dengan surah Al-Baqarah ayat 83. Allah Ta’ala berfirman, “Dan berkatalah kalian semua kepada manusia dengan perkataan yang baik.”
Imam Jalaluddin As-Suyuthi dalam Tafsir Jalalain mengatakan, perintah berkata baik kepada manusia harus wajib dilaksanakan. Apalagi, dalam kalimat tersebut Allah Ta’ala menggunakan kata perintah (fi’il amar). Dalam kajian Ushul Fiqih, perintah itu menunjukkan kewajiban pelaksanaanya.
Namun tahukah anda bahwa kata-kata baik ternyata sangat berguna bagi kesehatan manusia?
Seorang peneliti dari Hado Institute di Tokyo, Profesor Masaru Emoto, melalui penelitian pada 2003 yang diabadikan dalam buku The True Power of Water, menjelaskan pengaruh kata-kata terhadap tubuh manusia yang 70 persen terdiri dari air.
Air dapat membawa pesan. Air yang dibacakan kata-kata positif akan merespons dan membentuk kristal-kristal positif yang merekah bagaikan bunga di musim semi. Sangat indah. Apalagi jika diucapkan di hadapan air adalah doa-doa.
Namun sebaliknya, jika yang diucapkan adalah kata-kata negatif, maka air akan membentuk kristal-kristal pecah yang berdampak negatif.
Prof Emoto melakukan pengamatan terhadap lebih dari dua ribu contoh air dari seluruh dunia. Dia menemukan, partikel molekul air ternyata bisa berubah-ubah tergantung perasaan manusia di sekelilingnya. Hal itu secara tidak langsung mengisyaratkan pengaruh perasaan terhadap klasterisasi molekul air yang terbentuk oleh adanya ikatan hidrogen.
Partikel Kristal air terlihat menjadi indah dan mengagumkan jika mendapat reaksi positif di sekitarnya. Namun partikel Kristal air terlihat menjadi buruk dan tidak sedap dipandang mata jika mendapat efek negatif di sekitarnya.
Maka dari itu, sudah sepatutnya setiap manusia berkata baik dalam berucap dan selalu menyebarkan energi positif ke lingkungan sekitar. Selain berdampak menyakitkan hati yang berarti merusak hubungan kekeluargaan, kata-kata negatif juga mempengaruhi orang yang menjadi sasaran kata-kata itu secara psikologis.
Dalam tubuh manusia yang 70 persen air akan terbentuk kristal-kristal buruk karena sering menerima ucapan negatif. Prof Emoto menegaskan, pada hakikatnya kata-kata memiliki kekuatan ‘mencipta’. Kata-kata negatif akan menciptakan sesuatu yang negatif dan kata-kata positif akan menciptakan sesuatu yang positif.
(jqf)