Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Fiersa Besari Ungkap Kondisi Puncak Carstensz: Medan Tebing Curam

esti setiyowati Senin, 03 Maret 2025 - 11:29 WIB
Fiersa Besari Ungkap Kondisi Puncak Carstensz: Medan Tebing Curam
Fiersa Besari. Foto: Instagram/fiersabesari.
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Musisi dan penyair Fiersa Besari akhirnya buka suara atas tragedi di Puncak Carstensz atau Puncak Jaya di Kabupaten Mimika, Papua Tengah yang menyebabkan dua pendaki wanita, Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono meninggal dunia.

Fiersa mengungkapkan kondisi pendakian yang disebutnya berbeda dengan gunung di Indonesia pada umumnya. Kondisi ini, kata Fiersa, mewajibkan pendaki memiliki skill khusus.

Baca juga: Dua Pendaki Wanita Meninggal di Puncak Carstensz, Fiersa Besari Selamat

"Carstensz Pyramid berbeda dengan gunung di Indonesia pada umumnya. Medan tebing curam dengan ketinggian 600-an meter (basecamp YV 4200-an MDPL - Puncak Jaya 4384 MDPL), mewajibkan kita untuk lancar menggunakan alat-alat tali untuk naik dan turun (asecending dan rapelling) sebagai safety procedure," kata Fiersa di laman Instagram, Senin (3/3/2025).

Menurut Fiersa, di ketinggian di atas 4000 MDPL, terlebih dalam kondisi cuaca buruk setiap pendaki tidak boleh berdiam lama karena rentan terkena hipotermia.

"Sebagai catatan, di ketinggian di atas 4000-an MDPL, apalagi dalam cuaca buruk, kita memang tidak boleh berdiam terlalu lama, sebab rentan terkena hipotermia," tambah Fiersa.

Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti Poegiono meninggal dunia pada Sabtu (1/3/2025) di Gunung Carstensz akibat hipotermia.

Dalam akun Instagram operator pendakian, @indonesiaexpeditions, disebutkan dua pendaki wanita itu meninggal dalam perjalanan turun dari puncak Carstensz.

Baca juga: Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Cianjur Kembali Dibuka

Tragedi tersebut diduga dipicu cuaca buruk dan terlalu lama di puncak gunung.

Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono merupakan pendaki wanita berusia 60 tahun. Lilie Wijayanti berprofesi sebagai perancang busana di Bandung, sementara Elsa Laksono adalah dokter gigi di Jakarta.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)