LANGIT7.ID-Bekasi; Kota Bekasi mengalami kelumpuhan total akibat banjir pada Selasa (4/3). Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengonfirmasi delapan dari dua belas kecamatan terdampak bencana hidrometeorologi, termasuk jalan utama dan kompleks perkantoran pemerintahan.
"Limpasan air sungguh luar biasa hingga melumpuhkan Kota Bekasi," tegas Tri dalam rapat koordinasi pengendalian banjir Jabodetabek secara daring, Selasa (4/3/2025).
Ribuan warga mengungsi akibat luapan air yang mencapai ketinggian 20 sentimeter hingga tiga meter. Di Bekasi Utara, 360 jiwa dievakuasi ke Musala Jumiatur Khoir, sementara 400 jiwa lainnya diungsikan ke rumah-rumah warga di Gang Mawar, Bekasi Timur. Proses evakuasi terus berlangsung di lokasi-lokasi banjir terparah.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Priadi Santoso, menjelaskan penyebab banjir. "Hujan intensitas tinggi yang berlangsung lama di wilayah hulu Kali Bekasi dan Kota Bekasi menyebabkan peningkatan debit air dan banjir di beberapa wilayah."
Banjir terparah melanda Jatiasih dengan ketinggian air lebih dari tiga meter di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP) dan Villa Jatirasa. Priadi menyatakan situasi ini terjadi karena debit Kali Bekasi tidak mampu menampung air sehingga melimpas dari tanggul sejak pukul 03.15 WIB.
![3 Meter Air Mengepung! Bekasi Lumpuh Total, Wali Kota: 'Limpasan Luar Biasa']()
BPBD Kota Bekasi berkoordinasi dengan PLN untuk memadamkan listrik di area terdampak selama evakuasi. "Kami juga menyisir lokasi-lokasi dengan banjir yang relatif sangat tinggi untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal," tambah Priadi.
Tujuh kecamatan terdampak banjir meliputi Bekasi Timur, Bekasi Utara, Bekasi Selatan, Medan Satria, Jatiasih, Pondok Gede dan Rawalumbu. Di Bekasi Timur terdapat tiga titik banjir dengan ketinggian air bervariasi, terparah mencapai tiga meter di Gang Mawar RT 8 RW 3.
Di Bekasi Selatan, tiga titik banjir merendam wilayah dengan ketinggian air di Perumahan Bumi Satria Kencana 110 sentimeter, Perumahan Jaka Kencana tiga meter, dan Perumahan Depnaker 150 sentimeter. Di Medan Satria, banjir merendam permukiman warga RT 1, 8 dan 9 pada RW 03 Kelurahan Kali Baru setinggi 100 sentimeter.
Pondok Gede tergenang di tiga titik: Perumahan Taman Bougenville Fajar 40 sentimeter, Komplek Dosen IKIP 155 sentimeter, dan Perum Jatibening Permai 50 sentimeter. Di Rawalumbu, banjir telah surut dengan ketinggian 20 hingga 50 sentimeter di tiga titik berbeda.
Pemerintah daerah dan BPBD terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam pengendalian banjir di wilayah Jabodetabek. Aktivitas warga lumpuh total dengan tergenangnya 20 titik banjir di tujuh kecamatan tersebut.
(lam)