Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Surat Terakhir Freddy Budiman untuk Putranya, Ingatkan Dzikir Usai Shalat

muhammad rifai akif Sabtu, 25 September 2021 - 08:17 WIB
Surat Terakhir Freddy Budiman untuk Putranya, Ingatkan Dzikir Usai Shalat
Fikri Budiman, putra almarhum Freddy Budiman menuturkan kisah ayahnya dan surat terakhir mendiang Foto: YouTube/The Sungkars
LANGIT7.ID, Jakarta - Fikri Budiman, putra almarhum Freddy Budiman narapidana hukuman mati yang sudah dieksekusi, membuka rahasia surat terakhir ayahnya yang berisi nasihat agar melakukan doa dan zikir setelah shalat.

Ini Dilihat dari unggahan kanal YouTube The Sungkar Family pada Kamis (23/9/2021).

Sebagai informasi mendiang Freddy Budiman adalah mantan gembong narkoba kelas kakap. Almarhum sedikitnya pernah tiga kali berurusan dengan aparat kepolisian.

Pertama pada Maret 2009, polisi menggeledah kediaman almarhum Freddy di Apartemen Surya, Cengkareng, Jakarta Barat. Polisi menemukan 500 gram sabu dan divonis 3 tahun dan 4 bulan.

Kedua pada tahun 2011. Tidak lama setelah keluar dari penjara, almarhum Freddy ditangkap di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat. Polisi menemukan barang bukti berupa 300 gram heroin, 27 gram sabu, dan 450 gram bahan pembuat ekstasi.

Ketiga, dan skala terbesar terjadi pada bulan Mei 2012. Almarhum Freddy terbukti mengorganisasi dari balik jeruji, penyelundupan 1.412.476 butir ekstasi dari China. Kasus tersebut sekaligus kasus terbesar kejahatan narkoba dalam 10 tahun terakhir di Indonesia.

Fikri yang masih menyimpan dengan baik surat itu, selalu membaca pesan-pesan dari almarhum ayahnya dengan baik.

Surat terakhir almarhum sangat mengena untuk pemuda kelahiran tahun 1999 ini, dan selalu ia jadikan pedoman.

"Ayah adalah guru dalam mempelajari arti kepedulian dan kehidupan yang terbaik," kata Fikri.

Isi suratnya sangat membuat haru dan sedih, karena ini adalah surat terakhir sebelum almarhum Freddy dieksekusi pada hari Jumat (29/7/2016). Begini isi surat lengkapnya:

"Bismillahirrohmanirrohim"
"De, Apa Kabar? Semoga Allah selalu menjaga dan melindungi Dede selalu, dan Papa pesan Dede supaya selalu ingat Allah, jadi anak yang dewasa, nurut sama orang tua, juga mama Lolo, dan papa Kian yang selama ini merawat dan membesarkan Dede."

Dalam surat tersebut, Almarhum Freddy juga menyinggung Fikri yang genap berusia 17 tahun dan hendak masuk ke jenjang perkuliahan.

"Insyaallah Dede kuliah tahun ini. Dengan kondisi Papa yang seperti ini, Dede banyak bertukar pikiran dengan Koko Ham, juga minta pendapat mama Lolo, dan minta keputusan dan petunjuk dari Allah, buat masa depan Dede."

Almarhum Freddy mengingatkan zikir untuk anaknya agar hati tenang.

"Karena Papa hanya bisa bantu doa dan support agar Dede jadi orang dan anak yang soleh buat Allah dan agama. Perbanyak istighfar dan zikir utamanya, Laailaahailallah, buat hati kita tenang dan dilembutkan."

Pada momen tulisan ini, almarhum Freddy ingin mengajarkan doa untuk anaknya, walaupun ada kekhawatiran dianggap menggurui.

"Jangan marah Dede ya, Papa ajarin doa setiap selesai shalat, dibaca ya, doa mohon diterima amal"
'Robbana taqobbal Minna innaka samiul alim,'
Doa akhir solat, 'Allahumma inni dzikrika, wasyukrika, wahusni ibadatika.'

Di akhir surat, terlihat sekali kasih sayang almarhum Freddy untuk anaknya.

"Sudah dulu ya anakku, kerjakan apa yang Papa katakan, insyaallah berguna buat masa depan Dede, amin ya robbal alamin. Papa yang selalu sayang dan cinta Dede, dan doanya ajarin ke Ferin dan Akbar ya."

Almarhum Freddy Budiman diketahui sudah berhijrah. Beliau belajar mendalami agama saat di penjara.

Ia dieksekusi pada tahun 2016 di hadapan regu tembak. Sebelum menjalani eksekusi, ia memiliki permintaan terakhir yakni mengucapkan kalimat 'laa ilaha illallah' tanpa penutup mata.

Sipir penjara menuturkan, proses eksekusi berjalan singkat tanpa kejang-kejang dan mulut berbusa. Begitu senapan ditembakkan, tubuh Freddy langsung jatuh, yang berarti peluru menarget tepat ke organ vital sehingga langsung mematikan.

Sipir juga berkata, ketika dinyatakan meninggal, wajah almarhum tersenyum dan keluar bulir-bulir keringat sebesar jagung di dahinya.

Ustaz Fatih Karim yang menjadi saksi taubatnya almarhum, sering menekankan dalam ceramahnya, "Kita tidak boleh me-judge seseorang sampai kita tahu endingnya orang itu seperti apa".

(arp)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)