Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 11 Februari 2026
home lifestyle muslim detail berita

Tidur Berlebih atau Kurang Sama-sama Punya Implikasi Kesehatan

fajar adhitya Kamis, 13 Maret 2025 - 05:23 WIB
Tidur Berlebih atau Kurang Sama-sama Punya Implikasi Kesehatan
Foto: Freepik.com
LANGIT7.ID-Jakarta; Penelitian baru menunjukkan bahwa kurang tidur maupun tidur berlebihan secara reguler sama-sama punya implikasi kesehatan.

Dalam studi baru, para periset meneliti pengaruh kebiasaan tidur singkat dan tidur lebih lama secara teratur terhadap fungsi otak manusia.

Menurut siaran Medical Daily, hasil studi baru itu menunjukkan bahwa kurang tidur secara konsisten berkaitan dengan depresi dan penyusutan otak di wilayah emosional. Sedangkan tidur terlalu lama secara teratur, menurut hasil penelitian bisa jadi merupakan tanda peringatan dini dari penurunan kognitif, Alzheimer, atau bahkan skizofrenia

"Studi ini menunjukkan pergeseran paradigma dalam cara kita memahami hubungan antara tidur dan kesehatan," kata Profesor Jianfeng Feng dari Universitas Warwick.

Dia menyampaikan bahwa waktu tidur yang pendek sering kali menjadi penyebab mendasar masalah kesehatan, sedangkan tidur yang panjang cenderung mencerminkan kondisi yang sudah ada sebelumnya.

"Temuan ini menyoroti pentingnya intervensi yang dipersonalisasi untuk mengatasi jalur biologis unik dari orang yang tidur pendek dan panjang," ujarnya.

Guna mengetahui kaitan waktu tidur dengan kondisi otak, penelitian dilakukan pada hampir setengah juta orang dewasa berusia 38 hingga 73 tahun dari basis data UK Biobank dengan menanyakan jam tidur mereka dalam sehari.

Berdasarkan tanggapan mereka, para peserta dibagi menjadi dua kelompok, yakni orang dengan masa tidur pendek (kurang dari tujuh jam) dan orang dengan masa tidur panjang (lebih dari tujuh jam).

Tidur dengan durasi pendek secara teratur dikaitkan dengan masalah psikologis, seperti suasana hati yang buruk dan kelelahan, serta kesehatan otot dan rangka yang lebih buruk.

Hasil pemindaian otak menunjukkan bahwa orang yang durasi tidurnya pendek mengalami pengurangan materi otak di area otak yang terlibat dalam emosi, meningkatkan risiko kondisi seperti depresi, penyakit jantung, dan obesitas.

Sedangkan tidur terlalu lama dikaitkan dengan penurunan kognitif, peradangan yang lebih tinggi, dan kesehatan metabolisme yang lebih buruk, yang menurunkan kadar kolesterol "baik."

Berdasarkan penelitian, para peneliti mencatat bahwa tidur panjang dan tidur pendek merupakan dua proses yang "berbeda secara biologis" dengan asosiasi genetik masing-masing.(*)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 11 Februari 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
12:10
Ashar
15:25
Maghrib
18:20
Isya
19:31
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan