LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 5
masjid apung di Indonesia yang jadi objek wisata religi menarik. Baitullah ini berdiri di sekitar bibir pantai dan terlihat seperti mengapung di perairan.
Keberadaan 5 masjid apung di Indonesia diharapkan menjadi magnet bagi wisatawan. Selain menjual keindahan, keunikan, masjid-
masijid ini tentu merupakan salah satu objek wisata religi.
Berikut deretan masjid apung di Indonesia yang dirangkum
Langit7.id:
Baca Juga: Misteri 7 Makam di Masjid Raya Baitussyakur yang Belum Terungkap1. Masjid Oesman Al-Khair Kalimantan BaratMasjid Oesman Al Khair berada di atas permukaan laut, di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat (Kalbar). Masjid tersebut dibangun pada 2012.
Bangunannya megah dengan mengadopsi arsitektur ala Timur Tengah. Masjid Oesman Al Khair didominasi warna serba putih. Sementara, interior masjid ala Maroko menambahkan kenyamanan dan kekhusyukan.
Masjid berkapasitas 3.000 jemaah tersebut berada di atas permukaan laut. Tidak hanya itu, masjid ini dikelilingi kawasan Taman Nasional Gunung Palung.
2. Masjid Raya Al Munawwar TernateMasjid Raya Al Munawwar berada di Ternate, Maluku Utara. Masjid dengan warna hijau putih tersebut dibangun Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate pada 2003.
Selain memberikan pemandangan yang indah, masjid tersebut dibangun di lahan seluas enam hektare dengan luas bangunan 9.512 meter persegi. Lebih kurang 15.000 jemaah dapat ditampung Masjid Raya Al Munawwar.
Asitektur Masjid Raya Al Munawwar dilengkapi dengan empat menara setinggi 44 meter yang dua di antara dibangun di laut. Pembangunan masjid berlangsung selama tujuh tahun.
3. Masjid Al Alam KendariMasjid apung selanjutnya berada kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Setiap akhir pekan Masjid Al Alam Kendari ramai dikunjungi baik warga lokal maupun wisatawan dari luar daerah.
Masjid Al Alam dibangun pada 2010 di masa kepemimpinan Gubernur Sultra Nur Alam dan diresmikan pada 2018. Masjid Al Alam memiliki empat buah menara. Kabarnya, masjid tersebut dibuat menyerupai Burj Al Arab di Dubai.
Desain tersebut sangat memungkin karena tata letak Masjid Al Alam berada di Teluk Kendari dengan luas 12.692 meter persegi. Adapun kapasitas Masjid Al-Alam mampu menampung hingga 10.000 jemaah.
Untuk menuju ke masjid ini, para pengunjung terlebih dahulu diberi pemandangan hutan bakau. Akses jalan ke masjid merupakan daratan hasil reklamasi.
4. Masjid Amirul Mukminin MakassarMasjid Amirul Mukminin adalah masjid apung selanjutnya yang berdiri kokoh di kawasan Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan. Sebagai informasi, Masjid Amirul Mukminin merupakan masjid apung pertama di Indonesia.
Masjid Amirul Mukminin dibangun pada 2009, kemudian diresmikan Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla, 21 Desember 2012.
Masjid Amirul Mukminin memiliki tiga lantai dan mampu menampung sekitar 500 jemaah. Masjid tersebut memiliki dua jembatan penghubung lengkap dengan pemandangan yang indah.
Masjid terapung ini, ramai dikunjungi setiap akhir pekan. Selain beribadah, banyak masyarakat sekitar menghabiskan waktu untuk menghilangkan penat.
5. Masjid Amahami BimaMasjid terapung yang tak kalah indah lainnya adalah, Masjid Amahami Bima, Nusa Tenggara Barat. Masjid ini terbilang unik, karena setiap arsitekturnya berbentuk bintang, lima sudut lancip. Itu terlihat dari atapnya.
Tak sekedar unik, rancangan Masjid Amahami yang didesain oleh tim Universitas Petra Surabaya ternyata juga mengandung makna khusus.
Pasalnya masyarakat Bima memiliki filosofi tentang Nggusu Waru (kepemimpinan modern) dan Uma Lengge (nama bangunan tradisional suku di Bima).
Dua unsur tersebut dituangkan pemerintah setempat dalam rancangan dasar masjid terapung dan dikombinasikan dengan desain bintang Al-Quds, simbol terkenal dalam ajaran Islam.
(bal)