LANGIT7.ID-, Jakarta - - Sepanjang Ramadan jenama halal beauty,
Wardah, mengajak masyarakat di lima negara untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan terus berusaha melakukan hal baik melalui inisiatif Wardah Global Quran Movement dan Open Iftar.
Bersama lebih dari 20,000 muslim di lima negara yaitu USA (New York), United Kingdom (London), South Korea (Seoul), Saudi Arabia (Madinah), dan Indonesia (Bandung), Global Qur'an Movement bertujuan untuk terus menebarkan kebaikan dan kebermanfaatan dengan menghadirkan edukasi Al Quran, beasiswa, dan ruang berbagi dalam Open Iftar.
“Sebagai
the pioneer of halal beauty, Wardah berkomitmen terus melangkah dalam kebaikan,
do impactful kindness around the world. Wardah memfasilitasi global muslim, untuk terus merefleksikan diri serta mempererat tali persaudaraan melalui dua inisiatif Wardah Global Qur’an Movement dan Open Iftar," ungkap Global Wardah Halal Beauty Group Head, Novia Sukmawaty melalui siaran pers.
Baca juga: Wardah Ajak 750 Muslim Kumpul di Open Iftar London, Dihadiri Dubes & Lady of Mayor LondonTerlebih lagi di bulan suci Ramadan, lanjutnya, sebagai bulan turunnya Al Quran, yang menjadi momen dan kesempatan yang baik bagi semua untuk memaknai ayat-ayat Al Quran lebih dalam lagi, dan meningkatkan silaturahmi sesama umat muslim.
Di London, Inggris, Wardah memberikan kelas Al Quran “Perfecting Al Fatihah” di Grand Union Community Hub bersama 100 peserta. Berkolaborasi dengan Ngajilah.ID dan Habits Media. Wardah juga mengadakan Open Iftar dengan berbagi paket buka puasa untuk 750 muslim yang bertempat di Guildhall, London, yang dihadiri oleh Lady Mayor of London,
Florence King, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris, Desra Percaya.
Sementara itu, di Seoul, Korea Selatan, Wardah berkolaborasi dengan Beauty and Halal Lifestyle Influencer Bianca Kartika, Rumah Muslimah Indonesia di Korea Selatan (Rumaisa), Korean Muslim Federation, Korean Muslim Association, Ngajilah.ID, dan Habits Media Network.
Dua aktivitas utama dilakukan di Masjid Seoul Central, Itaewon, yakni melaksanakan kajian Al Qur’an bertajuk “One Day with Qur’an” yang memiliki tujuan membantu komunitas muslim Indonesia di Korea maupun warga muslim asli Korea, untuk memahami makna Surat Al-Fatihah beserta cara membaca dengan aturan pembacaan Al-Qur’an yang benar yang sesuai tajweed.
Selain itu, juga dilakukan pembagian Al-Quran spesial kolaborasi Wardah dan Al-Quran Cordoba serta alat sholat (mukena) di beberapa masjid dan mushola di Korea seperti di Masjid Itaewon, Masjid Al-Falah di Ansan, Mushola Public Sinchon, juga Mushola Jamsil Public.
Baca juga: Berpartisipasi di Open Iftar London 2025, Wardah Berupaya Perkuat Persaudaraan GlobalLalu di Madinah, Saudi Arabia, dilakukan Online Qur’an Class “Al Fatihah” bersama Syekh Yusuf bin Adil bin Ismail Alu Salem bersama 150 peserta. Selain itu, dilaksanakan juga Open Iftar dengan membagikan 700 paket buka puasa selama 10 hari kepada para jamaah di area Masjid Nabawi.
Di New York, Amerika Serikat, Wardah berkolaborasi dengan Muslim American Society (MAS) di Queens, melaksanakan Open Iftar dengan berbagi 50 paket buka puasa.
Di Bandung, Indonesia, Wardah berkolaborasi bersama Quran Cordoba melaksanakan mengaji serentak dengan 10,000 peserta, dalam rangka World Quran Hour di Pusat Dakwah Islam (PUSDAI), yang akan dilaksanakan pada 22 Maret 2025 mendatang.
Dalam perjalanannya, progam ini tentu menghadapi tantangan tersendiri di tiap negara. Mulai dari perbedaan tingkat literasi Al Quran, akses ibadah, hingga ketersediaan ruang kebersamaan umat Muslim.
(lsi)