LANGIT7.ID-Arab Saudi; Boleh percaya boleh tidak. Tapi ini fakta bahwa Arab Saudi kini mengalami perubahan besar, termasuk di bidang property. Dari foto foto yang terliat, Arab Saudi sudah mirip Maladewa bahkan juga mirip beberapa tempat di Indonesia.
Seperti yang dilakukan Red Sea Residences telah meluncurkan tiga kawasan eksklusif di Arab Saudi bekerja sama dengan merek-hospitalitas ternama seperti Ritz-Carlton, Miraval, dan Jumeirah.
Memiliki oasis pribadi di tengah gurun kini semakin mudah.
Red Sea Global (RSG), pengembang di balik sejumlah destinasi wisata di Arab Saudi seperti AMAALA, baru-baru ini mengumumkan tiga proyek perumahan resort bermerek. Penawaran dari Red Sea Residences, divisi RSG, mencakup akomodasi tepi pantai yang dikelola oleh raksasa perhotelan Ritz-Carlton, Jumeirah, dan Miraval. Masing-masing terdiri dari hingga 32 unit residensi pribadi, kawasan eksklusif ini mewujudkan gaya hidup mewah di Timur Tengah.
![Arab Saudi Kini Punya Proyek Property di Sepanjang Laut Merah Mirip Maladewa dan Indonesia]()
Nujuma, Ritz-Carlton Reserve Residences, membuka pintunya di Pulau Ummahat pada Mei 2024. Sebagian dari 21 vila tepi pantainya telah habis terjual bahkan sebelum dipasarkan, dan foto-foto properti yang menghadap perairan jernih serta pasir putih menjelaskan alasannya. Fakta bahwa akses ke properti ini hanya bisa dilakukan dengan kapal sewaan atau seaplane semakin menambah kesan privasi dan eksklusivitasnya.
Residences at Miraval, The Red Sea, yang terdiri dari resort hotel dengan 180 kamar dan 20 vila residensial, rencananya akan dibuka pada musim gugur tahun ini. Terletak di atas lahan tepi pantai seluas tiga juta kaki persegi di ujung selatan Pulau Shura, retreat yang berfokus pada kesehatan ini akan menjadi properti internasional pertama merek asal AS tersebut.
![Arab Saudi Kini Punya Proyek Property di Sepanjang Laut Merah Mirip Maladewa dan Indonesia]()
Firma arsitektur Foster + Partners mendesain unit dengan satu hingga empat kamar tidur yang dikelilingi hutan bakau dan masing-masing dilengkapi "area kesehatan pribadi". Para penghuni juga mendapatkan akses ke Miraval Life in Balance Spa, spa terbesar di pulau tersebut dengan 37 ruang perawatan yang menawarkan pijat Naga Thai, hidroterapi, dan pengalaman akuatik sensorik.
Talise Spa di Jumeirah Residences, The Red Sea di Pulau Shura—resort tepi pantai pertama merek tersebut di Arab Saudi yang rencananya akan dibuka tahun ini—menjadi alternatif menarik dengan pusat kebugaran lengkap. Properti ini menawarkan 32 rumah tepi laut dengan satu hingga empat kamar tidur yang didesain oleh studio desain Champalimaud asal New York. Kolam renang infinity pribadi dengan pemandangan Laut Merah yang memukau menjadi tempat sempurna untuk bersantai, ditambah akses ke restoran signature dan lapangan padel.
"Pengembangan ini mencerminkan visi kami untuk menciptakan komunitas kelas dunia yang tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga gaya hidup pulau yang memadukan alam, keceriaan, dan kemewahan," ujar Nick King, Group Chief Development Officer RSG, dalam sebuah pernyataan. Setiap rumah yang dibangun oleh pengembang mengikuti "pendekatan pengembangan bertanggung jawab", menurut materi pers. Pada 2040, mereka menargetkan mencapai 30% konservasi bersih untuk ekosistem lokal.
Sebelum pengumuman ini, RSG telah memperkenalkan Four Seasons Private Residences di Pulau Shura, di mana vila lima kamar tidur ditawarkan dengan harga Rp 222 miliar (asumsi kurs 1 USD = Rp 16.000). Selain itu, ada Shura Marina Residences, di mana apartemen satu kamar tidur dijual mulai dari Rp 32 miliar. Keduanya diperkirakan akan selesai pada akhir tahun, bersamaan dengan pembukaan retailer mewah dan marina. Hubungi pengembang untuk informasi lebih lanjut mengenai unit yang tersedia.
Seiring dengan terus meningkatnya minat pelancong dan pembeli properti di Laut Merah—Robb Report baru-baru ini meluncurkan proyek besar lainnya, Pulau Sindalah, dengan pesta superyacht megah—RSG mencatat bahwa mereka berada di jalur yang tepat untuk menyelesaikan 16 hotel sebagai bagian dari inisiatif fase pertama mereka pada 2025.(*/saf/robbreport)
(lam)