Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home global news detail berita

Bukan dari Yahudi, Ini Asal usul Gerakan Tarian Tren Bagi-bagi THR

haris budiman Senin, 21 April 2025 - 16:56 WIB
Bukan dari Yahudi, Ini Asal usul Gerakan Tarian Tren Bagi-bagi THR
Tarian THR yang sempat viral. (Tangkapan layar/Youtube Penguin Dance Albania)
LANGIT7.ID-Tarian THR yang sempat viral pada lebaran 2025 ini sempat disebut-sebut sebagai tarian dari Yahudi.

Narasi itu banyak beredar di platform TikTok. Tuduhan tersebut kemudian dianggap sebagai hoaks. Bahwa tidak benar, tarian THR atau tarian Penguin itu berasal dari Yahudi.

melansir dari turnbackhoax.id, Jumat (18/4/25), klaim dalam unggahan tersebut adalah tidak benar atau hoaks.

Melansir dari tempo.co, dengan menggunakan fitur pencarian YouTube dengan kata kunci “penguin dance”, hasilnya ditemukan video serupa di kanal YouTube SruliG berjudul “Pinguin Dance” yang diunggah Februari 2014.

Kanal YouTube tersebut memang beberapa kali menampilkan konten keagamaan Yahudi. Namun terkait video tarian tersebut, mereka telah menjelaskan, bahwa gerakan itu Tari Penguin, bukan Tari Hora.

Melalui penjelasan ini kini sudah terkuak bahwa narasi bahwa tarian THR yang sempat viral adalah tarian Yahudi tidaklah benar.

Asal usul tarian THR

Jika bukan dari Yahudi, dari manakah tarian tersebut berasal?

Setelah ditelusuri, gerakan tarian tren bagi-bagi THR ini bukan dari Yahudi, melainkan asal mulanya dari tarian khas Finlandia bernama Letkiss.

Melansir dari laman Library of Dance, Letkiss adalah tarian baru pada tahun 1960-an. Tarian ini mirip Bunny Hop, tarian populer dari Amerika Serikat.

Dikutip dari Antara, Pada awal 1960-an, musisi Finlandia menciptakan aransemen musik rakyat modern yang terinspirasi dari Jenkka, variasi dari tarian tradisional Eropa bernama Schottische.

Namun, masyarakat saat itu lebih tertarik menari Bunny Hop dengan gerakan yang berbeda, yakni dimulai dari langkah kaki kiri, bukan kaki kanan.

Dari penggabungan Jenkka dan gaya Bunny Hop, tercipta genre musik baru yang dinamakan Letkajenkka atau “line schottische”. Genre ini terinspirasi dari lagu berjudul “Letkajenkka” karya Erik Lindstrom.

Kemudian, pada akhir 1963, komposer Finlandia Rauno Lehtinen menciptakan lagu Letkajenkka versi baru yang diberi judul “Letkis”.

Meskipun dalam bahasa Finlandia, nama ini hanya bentuk singkat atau pelafalan yang dipersingkat dari kata “Letkajenkka”. Jika dilafalkan dalam bahasa Inggris, kata ini terdengar seperti “Let’s Kiss” atau “Ayo Berciuman”.

Gerakan tarian Letkiss dilakukan dengan berkelompok dan berbaris ke belakang memegang pundak orang depan, lalu menari mengikuti irama musik dengan langkah kaki yang kompak.

Tarian diawali kaki yang dibuka lebar dan di tutup ke arah samping kiri dua kali, lalu bergantian kaki kanan. Kemudian, lompat lurus ke depan dan lompat ke belakang dengan kedua kaki satu kali, dilanjut lompat ke depan kembali dengan kedua kaki tiga kali.

Selain itu, Letkiss memiliki versi tarian berpasangan. Posisi tarian diawali seperti posisi saat berdansa, yakni tangan laki-laki berada di pinggang wanita dan tangan wanita berada di bahu laki-laki.

Kemudian, lompat maju pertama ke arah kanan, lompat mundur ke arah kiri, tiga kali lompatan maju, lalu tiga kali lompatan ke kiri yang memutar searah jarum jam di tempat.

Tarian Letkiss menyebar keseluruhan dunia dan banyak diikuti dengan penambahan ciri khas yang berbeda. Tarian ini populer dengan nama "Penguin Dance" di negara lain seperti Albania, Turki, Rumania, Israel, dan India.

Sedangkan tarian Hora, tradisi yang berasal dari Yahudi merupakan tarian simbol persatuan dan kebahagiaan, yang ditampilkan dalam acara-acara pernikahan Yahudi. Tarian ini mulai populer tahun 1930-an.

Tarian ini biasanya dilakukan dalam formasi lingkaran, lalu para penari saling berpegangan tangan, melangkah ke samping, dan berputar mengelilingi kedua mempelai yang diangkat ke atas kursi.

Musik pengiring tarian Hora sering menggunakan alat musik tradisional, nyanyian ceria, dan sorakan para penari.

Kedua tarian ini dilakukan secara kompak dengan melangkah ke arah kanan dan kiri, maju dan mundur, dalam formasi lingkaran atau barisan panjang.

Dengan demikian, itulah asal usul kemiripan tren tarian bagi-bagi THR. Jika dibandingkan mirip dengan tarian Hora dari Yahudi, tren tarian bagi-bagi THR lebih menyerupai tarian Letkiss dari Finlandia dan Penguin Dance(*)

(hbd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)