LANGIT7.ID-Jakarta; Dua bintang tenis Inggris, Emma Raducanu dan Jack Draper adalah dua pemain muda paling menjanjikan saat ini. Bahkan, keduanya juga sedang digosipkan memiliki hubungan asmara yang makin menggelora.
Namun, belakangan ini, Draper lebih banyak menjadi favorit penggemar Inggris.
Emma Raducanu, yang memikat hati publik Inggris pada 2021 lewat penampilan gemilang di Wimbledon dan kemenangan bersejarah di AS Terbuka, sedang menghadapi masa sulit akhir-akhir ini. Sementara itu, penggemar tenis Inggris justru memberikan dukungan besar kepada Jack Draper setelah kesuksesannya di Indian Wells.
Draper mencatatkan performa mengesankan di California dengan mengalahkan empat pemain top-15 secara beruntun untuk meraih gelar terbesar dalam kariernya. Prestasi ini melambungkannya ke jajaran 10 besar dunia, dengan peringkat tertinggi sepanjang karier di posisi ke-6.
Pemain berusia 23 tahun itu juga telah memenangkan dua gelar lainnya di Stuttgart dan Wina tahun lalu, serta mencapai semifinal Grand Slam pertamanya di AS Terbuka 2024.
Meski belum menjadi juara Major seperti Raducanu, penggemar tampaknya sudah memiliki pendapat jelas: mereka menganggap Draper saat ini adalah pemain tunggal Inggris terbaik di sirkuit, menurut laporan The Express.
Sebanyak 85% pembaca Express Sport memilih Draper sebagai atlet Inggris aktif paling sukses, sementara Raducanu hanya meraih 6% suara. Pemain Inggris lain seperti Katie Boulter, Cameron Norrie, Dan Evans, Jacob Fearnley, dan Harriet Dart juga mendapat suara.
Seperti Draper, Raducanu pernah menembus 10 besar dunia dengan peringkat tertinggi ke-10 pada Juli 2022. Namun, selain gelar AS Terbuka, ia belum menambah koleksi trofi lainnya.
**Hubungan Dekat dan Ambisi Keduanya**
Keduanya sempat dikabarkan memiliki hubungan romantis dan memang menjalin kedekatan. Namun, Draper mengaku jadwalnya yang padat menyisakan sedikit ruang untuk asmara.
"Aku beruntung pernah memiliki hubungan yang berarti dengan beberapa orang," ujarnya dalam wawancara dengan The Times. "Bagiku, yang terpenting adalah menemukan seseorang yang punya ambisi, tujuan hidup, tidak menghakimi, dan berprinsip baik. Saat ini, fokusku adalah menjadi pemain tenis terbaik yang bisa ku capai."
Terlahir dengan selisih usia kurang dari setahun, Draper dan Raducanu sudah lama berteman baik. Draper bahkan mengaku terinspirasi oleh kesuksesan Raducanu di New York.
"Apa yang diraih Emma sangat menginspirasi. Aku mengenalnya sejak lama, dan melihat pencapaiannya sungguh luar biasa," tuturnya. "Sebagai sesama petenis, itu memacu semangatku. Aku juga ingin meraih gelar Grand Slam seperti dia."
Raducanu, yang kini berada di peringkat ke-47 dunia, baru-baru ini mencapai perempat final WTA 1000 pertamanya di Miami. Namun, ia memutuskan istirahat sementara untuk memulihkan kondisi fisiknya.
Sementara itu, Draper harus mengakui keunggulan Jakub Mensik di Miami Open, yang kemudian menjadi juara setelah mengalahkan Novak Djokovic. Draper kini bersiap untuk Madrid Open setelah berlatih bersama Jannik Sinner.
Turnamen Madrid yang digelar bersama ATP-WTA 1000 ini masih menyisakan tanda tanya: apakah Raducanu akan kembali berlaga atau memperpanjang masa istirahatnya? (*/saf/walesonline)
(lam)