LANGIT7.ID, Bengkulu - Peringatan
Hari Kopi Sedunia pada 1 Oktober menjadi momentum mengenalkan produk-produk lokal unggulan. Di antaranya
Kopi Nira yang dikenalkan UMKM di Bengkulu.
Warga Kota Bengkulu, Ida Yuliana, membuka usaha kedai kopi dengan menu utama yaitu Kopi Nira atau kopi dengan bahan pemanis air nira dari pohon enau yang lebih dikenal sebagai bahan utama gula merah.
"Air Nira diambil langsung dari Bengkulu Selatan, Kedurang dan Padang Guci sedangkan kopinya merupakan jenis kopi robusta yang diambil dari Kepahiang," kata Pemilik Kedai Kopi Nira, Ida Yuliana.
Baca Juga: Hari Kopi Sedunia dan Usulan Berdakwah dari WarkopMenurut dia, Kopi Nira terinspirasi dari daerah Aceh dan Pekanbaru, namun dirinya menambahkan beberapa racikan sehingga menjadi produk khas dari Bengkulu.
Menurut Ida, cara penyajian Kopi Nira cukup unik yaitu kopi robusta dan air nira dikonsumsi secara terpisah agar penikmat kopi dapat menikmati rasa asli kopi robusta khas Kepahiang dan manisnya air nira.
Lanjut Ida, kopi nira memiliki khasiat bagi pemilik riwayat diabetes karena gula yang digunakan merupakan asli air nira tanpa campuran pemanis buatan.
Selain menyediakan kopi nira, ia juga menyediakan pisang goreng dan tapai khas dari Bengkulu Selatan dengan campuran daun pandan sehingga tapai berwarna hijau.
"Cara konsumsi tapai juga unik, biasanya masyarakat Bengkulu mengkonsumsi tapai dengan lemang tapi disini tapai dikonsumsi dengan ditemani pisang goreng khas warga Bengkulu Selatan," katanya.
Harga secangkir kopi nira dibandrol Rp15.000. Kedai Kopi Nira atau disingkat menjadi KKN 1010 berlokasi di Jalan Kebun Veteran Kelurahan Nusa Indah Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu.
Sumber: Antaranews(bal)