LANGIT7.ID-Roma; Jack Draper dari Inggris berhasil pulih setelah sempat "kewalahan" menghadapi permainan Corentin Moutet dalam pertandingan seru, akhirnya melaju ke perempat final Italian Open.
Draper mengatasi kelelahan dan variasi permainan lawannya asal Prancis itu dengan skor 1-6, 6-4, 6-3 dalam waktu sedikit lebih dari dua jam di Roma.
Petenis berusia 23 tahun itu terlihat tersesat di set pertama, tetapi berhasil membalikkan keadaan dengan baik, termasuk tetap tenang setelah drama singkat terkait video review.
Moutet meminta teknologi video review karena mengira Draper menyentuh bola ke tanah, tetapi tidak puas dengan sudut kamera yang ditunjukkan. Draper akhirnya memenangkan poin tersebut dan menunjukkan ketangguhan untuk memenangkan set berikutnya, serta pertandingan secara keseluruhan.
"Aku sempat melihat slide yang kulakukan—aku menutupi seluruh lapangan, tak tahu apa yang terjadi. Aku bahkan merasa pusing karenanya," kata Draper, yang kini berada di peringkat lima dunia, kepada Sky Sports.
"Aku bangga dengan usahaku hari ini. Awalnya sempat kewalahan, belum pernah menghadapi pemain seperti itu sebelumnya.
"Memang aku mulai tak teratur hari ini, tapi sekarang sudah di perempat final. Tak ada waktu untuk lelah."
Draper akan menghadapi ujian besar melawan juara bertahan French Open dan Wimbledon, Carlos Alcaraz, di babak delapan besar.
Musim ini sangat bagus bagi Draper, meraih gelar Masters 1000 pertamanya di Indian Wells, meningkatkan kebugarannya, dan menemukan kekuatan baru dalam pukulannya.
Namun, di set pertama, ia kalah dominan. Meski bisa mengimbangi Moutet, terlalu sering terpancing keluar posisi. Ia membuat 15 unforced errors, sementara Moutet hanya empat, dan set pertama ditutup Moutet dengan ace meyakinkan.
Draper berlari kecil ke kursinya di akhir set, berusaha mengumpulkan energi, sering berteriak, "Ayo, Jack!" setelah melakukan kesalahan dan memarahi dirinya sendiri.
Ia kembali stabil setelah video review yang diminta Moutet di skor 4-3 di set kedua. Rekaman menunjukkan Draper berhasil menyentuh bola dengan kepala raket, meski bingkai raketnya membuat bola memantul aneh dan memicu kesalahan forehand Moutet.
Moutet sempat protes ke wasit dan, mungkin terganggu, bermain buruk di service game berikutnya hingga akhirnya Draper berhasil memenangkan set.
Petenis Prancis itu sempat bangkit dengan mematahkan servis Draper tanpa kehilangan poin, tetapi Draper terus menekan dan memaksa set penentuan setelah lob panjang, sambil menempelkan tangan ke telinga, meminta dukungan lebih dari penonton.
Keduanya bermain solid di set ketiga, tetapi kelelahan kembali berpengaruh. Moutet terpaksa mengambil medical timeout di skor 4-3 karena masalah paha. Draper segera memanfaatkannya, mematahkan servis di game berikutnya dan menutup pertandingan dengan serve and volley yang tepat.
"Aku berbicara pada diriku sendiri setelah set pertama—harus fokus dan aku tahu levelnya tidak akan turun," tambah Draper.
"Aku keluar di set kedua, berjuang untuk setiap poin, dan akhirnya menemukan cara untuk meningkatkan permainanku."
Hasil Lainnya:- Duo Inggris Joe Salisbury dan Neal Skupski melaju ke semifinal ganda setelah mengalahkan Rohan Bopanna (India) dan Adam Pavlasek (Ceko) 6-3, 6-3.
- Carlos Alcaraz, juara Monte Carlo, menang atas Karen Khachanov (Rusia) 6-3, 3-6, 7-5.
- Jannik Sinner, nomor satu dunia, melanjutkan tren positif setelah kembali dari larangan doping dengan mengalahkan Francisco Cerundolo 7-6 (7-2), 6-3. Petenis Italia itu akan menghadapi Casper Ruud (Norwegia) atau Jaume Munar (Spanyol) di perempat final.
- Lorenzo Musetti juga melaju ke babak delapan besar setelah pertandingan panjang melawan Daniil Medvedev yang sempat tertunda tiga jam karena hujan deras.
Adriano Panatta adalah petenis Italia terakhir yang menjuarai Roma pada 1976. Kini, Sinner dan Musetti berpeluang mengakhiri penantian 49 tahun tanpa gelar tuan rumah.(*/saf/bbc)
(lam)